【Rolex】GMT-Master II Pepsi bezel rumor menghentikan produksi memicu lonjakan pasar barang bekas — harga melambung, permintaan meningkat 500%

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Merek jam Swiss Rolex, salah satu model terpopulernya—GMT-Master II “Pepsi” dengan bezel dua warna merah-biru dalam edisi stainless steel, baru-baru ini mengalami lonjakan harga di pasar sekunder. Pendorong utama di balik kenaikan ini adalah rumor yang beredar di pasar bahwa “Pepsi” akan segera dihentikan produksinya.

Sebelum pameran “Jam dan Keajaiban” Terjadi Ledakan Penjualan Jam Tangan Bekas Pepsi

Pada bulan April tahun ini, Geneva, Swiss, akan menyelenggarakan acara tahunan terbesar dalam dunia jam tangan, “Jam dan Keajaiban (Watches and Wonders Geneva)”, yang diperkirakan akan mengumpulkan lebih dari 60 merek dan kolektor dari seluruh dunia. Yang paling menarik perhatian tentu saja adalah peluncuran model baru dari Rolex.

Seiring dengan mendekatnya pameran, spekulasi tentang penghentian produksi “Pepsi” semakin memanas. Menurut data dari platform perdagangan jam tangan bekas terkemuka di dunia, Chrono24, permintaan melonjak tajam; pada minggu pertama bulan Maret, permintaan pembelian untuk Rolex “Pepsi” telah melonjak lebih dari 500% dibandingkan dengan rata-rata tahun 2025.

Menurut Bloomberg Subdial Watch Index, yang melacak volume perdagangan 50 model teratas, harga pasar untuk Rolex “Pepsi” telah naik sekitar 3.000 dolar AS sejak awal tahun, dan jumlah listing aktif di pasar telah menurun sekitar 25%.

Harga Melonjak, Pasokan Mengetat: Sentimen Pasar Mengatur Penetapan Harga

Sebagai salah satu model Rolex yang paling likuid dan sering dijadikan acuan, jam tangan GMT-Master II “Pepsi” memainkan peran penting dalam sentimen pasar secara keseluruhan. Lonjakan permintaan yang tiba-tiba dan pengurangan pasokan menunjukkan bahwa harga saat ini semakin menjauh dari dinamika ritel biasa, dan lebih dipengaruhi oleh “harapan psikologis terhadap kekosongan pasokan di masa depan”.

Balazs Ferenczi, kepala interaksi merek di Chrono24, menyatakan bahwa para penjual tampaknya sedang menimbun stok, berharap harga akan naik, atau stok yang ada sedang cepat dihabiskan oleh pasar.

Selain itu, menurut laporan dari media jam tangan terkemuka “WatchPro”, beberapa dealer resmi telah mengonfirmasi penghentian pasokan jam tangan berwarna “Pepsi”. Namun, Rolex secara resmi masih menolak untuk mengomentari rumor penghentian produksi ini.

Efek Tumpahan: “Coke” yang Dihentikan Juga Diminati

Rumor penghentian produksi “Pepsi” tidak hanya meningkatkan harga model tersebut, tetapi juga efek tumpahan yang kuat (Spillover Effect) yang meningkatkan minat pada model klasik sebelumnya.

Yang paling menonjol adalah GMT-Master II “Coke” dengan bezel merah-hitam yang dihentikan produksinya oleh Rolex pada tahun 2007. Meskipun jam tangan dengan bezel aluminium ini telah digantikan oleh seri bezel keramik yang lebih baru dan Rolex tidak lagi memproduksi model baru, di pasar bekas, ia masih sangat dicari.

Menurut Chrono24, terlihat bahwa ada efek tumpahan yang jelas terhadap model-model sebelumnya, di awal bulan Maret, permintaan pembelian untuk model-model sebelumnya seperti “Coke” telah mencapai sekitar dua kali lipat dari rata-rata tahun 2025.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan