Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
【Rolex】GMT-Master II Pepsi bezel rumor menghentikan produksi memicu lonjakan pasar barang bekas — harga melambung, permintaan meningkat 500%
Merek jam Swiss Rolex, salah satu model terpopulernya—GMT-Master II “Pepsi” dengan bezel dua warna merah-biru dalam edisi stainless steel, baru-baru ini mengalami lonjakan harga di pasar sekunder. Pendorong utama di balik kenaikan ini adalah rumor yang beredar di pasar bahwa “Pepsi” akan segera dihentikan produksinya.
Sebelum pameran “Jam dan Keajaiban” Terjadi Ledakan Penjualan Jam Tangan Bekas Pepsi
Pada bulan April tahun ini, Geneva, Swiss, akan menyelenggarakan acara tahunan terbesar dalam dunia jam tangan, “Jam dan Keajaiban (Watches and Wonders Geneva)”, yang diperkirakan akan mengumpulkan lebih dari 60 merek dan kolektor dari seluruh dunia. Yang paling menarik perhatian tentu saja adalah peluncuran model baru dari Rolex.
Seiring dengan mendekatnya pameran, spekulasi tentang penghentian produksi “Pepsi” semakin memanas. Menurut data dari platform perdagangan jam tangan bekas terkemuka di dunia, Chrono24, permintaan melonjak tajam; pada minggu pertama bulan Maret, permintaan pembelian untuk Rolex “Pepsi” telah melonjak lebih dari 500% dibandingkan dengan rata-rata tahun 2025.
Menurut Bloomberg Subdial Watch Index, yang melacak volume perdagangan 50 model teratas, harga pasar untuk Rolex “Pepsi” telah naik sekitar 3.000 dolar AS sejak awal tahun, dan jumlah listing aktif di pasar telah menurun sekitar 25%.
Harga Melonjak, Pasokan Mengetat: Sentimen Pasar Mengatur Penetapan Harga
Sebagai salah satu model Rolex yang paling likuid dan sering dijadikan acuan, jam tangan GMT-Master II “Pepsi” memainkan peran penting dalam sentimen pasar secara keseluruhan. Lonjakan permintaan yang tiba-tiba dan pengurangan pasokan menunjukkan bahwa harga saat ini semakin menjauh dari dinamika ritel biasa, dan lebih dipengaruhi oleh “harapan psikologis terhadap kekosongan pasokan di masa depan”.
Balazs Ferenczi, kepala interaksi merek di Chrono24, menyatakan bahwa para penjual tampaknya sedang menimbun stok, berharap harga akan naik, atau stok yang ada sedang cepat dihabiskan oleh pasar.
Selain itu, menurut laporan dari media jam tangan terkemuka “WatchPro”, beberapa dealer resmi telah mengonfirmasi penghentian pasokan jam tangan berwarna “Pepsi”. Namun, Rolex secara resmi masih menolak untuk mengomentari rumor penghentian produksi ini.
Efek Tumpahan: “Coke” yang Dihentikan Juga Diminati
Rumor penghentian produksi “Pepsi” tidak hanya meningkatkan harga model tersebut, tetapi juga efek tumpahan yang kuat (Spillover Effect) yang meningkatkan minat pada model klasik sebelumnya.
Yang paling menonjol adalah GMT-Master II “Coke” dengan bezel merah-hitam yang dihentikan produksinya oleh Rolex pada tahun 2007. Meskipun jam tangan dengan bezel aluminium ini telah digantikan oleh seri bezel keramik yang lebih baru dan Rolex tidak lagi memproduksi model baru, di pasar bekas, ia masih sangat dicari.
Menurut Chrono24, terlihat bahwa ada efek tumpahan yang jelas terhadap model-model sebelumnya, di awal bulan Maret, permintaan pembelian untuk model-model sebelumnya seperti “Coke” telah mencapai sekitar dua kali lipat dari rata-rata tahun 2025.