Houthi bersenjata mengancam: Sedang mempertimbangkan untuk menutup Selat Mandeb~


12% perdagangan global melewati sini. Ditambah 20% minyak mentah dari Hormuz, saat ini dua jalur pelayaran terpenting di dunia berada di bawah ancaman tekanan~
Jika Selat Mandeb ditutup, jalur Terusan Suez akan langsung terputus—kapal-kapal dari Eropa dan Asia harus berbelok ke Tanjung Harapan, waktu pengiriman akan bertambah dua minggu, biaya pengiriman akan melambung dua kali lipat. Ini bukan soal kenaikan biaya pengiriman, ini adalah penetapan ulang harga rantai pasok global~
Rangkaian logika: gangguan pelayaran → waktu pengiriman barang diperpanjang → biaya inventaris meningkat → inflasi kembali naik → ruang Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga semakin sempit → aset risiko tertekan~
Yang paling ironis: Amerika Serikat sudah berperang selama ini, tetapi Houthi masih ada. Sebuah organisasi bersenjata yang memakai sandal, sedang membuat manajer rantai pasok global tidak bisa tidur semalaman~
Dua selat, satu kunci. Tidak ada model bank sentral di bumi ini yang bisa menghitung variabel ini sebelumnya~
#曼德海峡 #Houthi bersenjata #航运 #Rantai pasok #MakroPerdagangan
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan