Qian Yingyi: Selera dalam Penelitian Akademik—Mengapa Semakin Banyak Makalah Diterbitkan tetapi Semakin Tidak Bermakna

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam penelitian ekonomi muncul sebuah masalah: semakin banyak artikel diterbitkan, tetapi semakin banyak pula artikel yang semakin tidak menarik, tidak banyak membantu kita memahami masalah ekonomi. Ini berbeda dengan kondisi pada awal reformasi dan keterbukaan. Pada saat itu, para ekonom yang meneliti ekonomi Tiongkok, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, meneliti masalah-masalah besar; artikel-artikelnya punya kebaruan, memiliki wawasan (insight), mampu menarik minat dan resonansi yang luas, serta berpengaruh pada kebijakan. Sekarang jumlah publikasi paper dibandingkan masa lalu meningkat jauh, dan penulisannya juga semakin normatif, tetapi artikel-artikelnya tidak ada artinya; sebagian bahkan sangat membosankan.

Masalahnya ada di mana? Apakah sistem penilaian akademis yang bermasalah. Tapi ini hanya gejala; pada hakikatnya, ini persoalan tujuan penelitian akademis. Saya pikir ini bisa dikategorikan sebagai masalah selera (taste) dalam penelitian akademis.

Disarankan untuk masuk ke database Caixin, sehingga Anda dapat merujuk secara kapan saja: ekonomi makro, saham, obligasi, tokoh perusahaan—data keuangan ada di tangan Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan