Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Qian Yingyi: Selera dalam Penelitian Akademik—Mengapa Semakin Banyak Makalah Diterbitkan tetapi Semakin Tidak Bermakna
Dalam penelitian ekonomi muncul sebuah masalah: semakin banyak artikel diterbitkan, tetapi semakin banyak pula artikel yang semakin tidak menarik, tidak banyak membantu kita memahami masalah ekonomi. Ini berbeda dengan kondisi pada awal reformasi dan keterbukaan. Pada saat itu, para ekonom yang meneliti ekonomi Tiongkok, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, meneliti masalah-masalah besar; artikel-artikelnya punya kebaruan, memiliki wawasan (insight), mampu menarik minat dan resonansi yang luas, serta berpengaruh pada kebijakan. Sekarang jumlah publikasi paper dibandingkan masa lalu meningkat jauh, dan penulisannya juga semakin normatif, tetapi artikel-artikelnya tidak ada artinya; sebagian bahkan sangat membosankan.
Masalahnya ada di mana? Apakah sistem penilaian akademis yang bermasalah. Tapi ini hanya gejala; pada hakikatnya, ini persoalan tujuan penelitian akademis. Saya pikir ini bisa dikategorikan sebagai masalah selera (taste) dalam penelitian akademis.
Disarankan untuk masuk ke database Caixin, sehingga Anda dapat merujuk secara kapan saja: ekonomi makro, saham, obligasi, tokoh perusahaan—data keuangan ada di tangan Anda.