Pertama: Stop profit bertingkat, hanya ambil bagian ikan di tengah. Skrip sebelum membuka posisi sudah ditetapkan—jual 32% saat naik ke 2.1 untuk mengembalikan modal, jual lagi 28% saat naik ke 3.2 untuk mengunci keuntungan, sisa 40% diatur stop profit bergerak, otomatis tutup saat retrace 16% dari titik tertinggi. Tidak menjual di puncak, tapi daging dari gelombang kenaikan utama, tidak pernah dilewatkan.


Kedua: Stop loss keras, 4.8% adalah batas bawah saya. Bangun posisi dengan 11.000 US, langsung cut loss saat kerugian mencapai 528 US. Pasang order kondisi sebelumnya: otomatis tutup saat -9.5%, memberi buffer saat terjadi lonjakan. Saat pasar runtuh, emosi adalah hal yang paling tidak berguna.
Ketiga: Melawan naluri manusia—mengakui tidak bisa mendapatkan ekor ikan. Saat naik, sulit melepaskan, saat turun, tidak rela memotong, akhirnya semua keuntungan kembali hilang. Sekarang saya hanya makan bagian tengah yang paling menguntungkan.
Ekor kepala ikan diserahkan ke orang lain, keuntungan bukan masuk ke kantong, selalu berupa angka.
Metode ini terlihat konservatif? Tahun ini akun mendapatkan keuntungan stabil 36.8%, tanpa sedikit pun keberuntungan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan