Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari $41 ke miliaran: bagaimana Laszlo Hanyecz melakukan pembelian termahal dalam sejarah Bitcoin
14 tahun yang lalu terjadi peristiwa yang setiap Mei mengingatkan dunia cryptocurrency akan akarnya. Ласло Ханца mengirimkan jumlah yang saat itu tampak kecil ke dalam blockchain, tetapi hari ini bernilai sebuah kekayaan. Itu lebih dari sekadar membeli makanan — itu adalah kelahiran ide bahwa koin digital dapat berfungsi dalam kehidupan nyata.
Ласло Ханца dan transaksi komersial pertama Bitcoin
Pada 22 Mei 2010, terjadi apa yang disebut oleh sejarawan cryptocurrency sebagai momen bersejarah. Seorang programer muda, Ласло Ханца, setuju untuk menukar 10.000 bitcoin dengan dua pizza. Pada saat itu, harga transaksi hanya $41 — angka yang tampak adil bagi kedua belah pihak. Tidak ada yang bisa memperkirakan bahwa setelah satu setengah dekade, porsi makanan yang sama akan dinilai ratusan juta dolar.
Dengan harga bitcoin saat ini sebesar $66,4K (berdasarkan data Maret 2026), 10.000 koin tersebut akan bernilai sekitar $664 juta. Ini menjadikan pizza Ласло Ханца bukan sekadar makanan, tetapi simbol peluang yang hilang dan sekaligus kemenangan bagi para penggemar awal cryptocurrency.
Di komunitas crypto, tanggal ini telah menjadi tradisi. Setiap tahun pada 22 Mei diperingati sebagai Hari Pizza Bitcoin, ketika para pelaku pasar mengenang penerapan nyata pertama dari mata uang digital dan merenungkan transaksi bersejarah apa yang mereka lakukan saat ini.
Di mana bitcoin Ласло Ханца sekarang: apakah masih ada di dompetnya?
Salah satu misteri paling menarik di pasar crypto adalah apa yang terjadi dengan sisa portofolio Ласло Ханца. Sampai sekarang, ia belum mengungkapkan kepada dunia, apakah ia menyimpan bitcoin setelah pembelian pizza yang menentukan itu. Jika iya, ia bisa menjadi salah satu orang terkaya di planet ini.
Namun, ada beberapa skenario yang mungkin. Seperti banyak investor awal, Ласло Ханца mungkin telah menjual koin-koinnya jauh sebelum harga saat ini. Ketika bitcoin pertama kali mencapai $100 dan kemudian $1000, banyak yang yakin bahwa itu adalah puncak pasar, dan menjual aset mereka. Peserta awal lainnya hanya kehilangan akses ke dompet mereka, lupa kata sandi, atau kehilangan kunci pribadi, mengubah bitcoin mereka menjadi kapsul waktu yang terkurung selamanya.
Apa yang sebenarnya terjadi dengan aset Ласло Ханца tetap menjadi rahasia pribadinya. Beberapa peneliti blockchain telah mencoba melacak alamat-alamatnya, tetapi tanpa hasil. Keheningan Ласло Ханца memicu spekulasi baru setiap tahun.
Mengapa kisah Ласло Ханца mengubah dunia keuangan
Transaksi Ласло Ханца jauh lebih dari sekadar pertukaran token virtual dengan makanan nyata. Itu menunjukkan bahwa bitcoin mampu berfungsi sebagai alat pembayaran dalam ekonomi nyata, dan tidak hanya tetap sebagai konstruksi teoretis.
Peristiwa ini membuka jalan bagi semua penerapan cryptocurrency berikutnya dalam perdagangan. Saat ini, jutaan orang menggunakan bitcoin dan aset digital lainnya untuk transaksi, investasi, dan penyimpanan nilai. Pasar cryptocurrency global telah tumbuh menjadi triliunan dolar, dan perkembangan ini berakar tepat pada saat Ласло Ханца memutuskan untuk memesan pizza.
Terlepas dari keadaan portofolionya saat ini, Ласло Ханца telah masuk dalam sejarah. Pizza-nya tetap menjadi monumen bagi periode awal bitcoin, mengingatkan kita bahwa revolusi teknologi terbesar sering kali dimulai dengan tindakan sederhana yang hampir tidak terlihat. Dan setiap Mei, komunitas crypto kembali merayakan hari ketika seorang pria bernama Ласло Ханца menunjukkan kepada dunia bahwa masa depan uang telah tiba.