Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Enam negara, termasuk Prancis, bersatu menyuarakan perlindungan Selat Hormuz, keamanan energi menjadi fokus utama
Pada 19 Maret, enam ekonomi kunci yaitu Prancis, Inggris, Jerman, Italia, Belanda, dan Jepang secara bersama-sama mengeluarkan pernyataan, mengumumkan akan mengambil tindakan terkoordinasi untuk memastikan kelancaran navigasi di Selat Hormuz. Pernyataan yang didukung oleh pemerintah beberapa negara ini menarik perhatian luas di pasar energi global, menegaskan tingginya kepedulian masyarakat internasional terhadap situasi di kawasan tersebut.
Tantangan Strategis yang Dihadapi Jalur Energi Global
Selat Hormuz sebagai jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman, menampung lebih dari sepertiga minyak laut global, sehingga posisi strategisnya tidak dapat dipungkiri. Prancis dan lima negara lainnya memilih untuk bersuara bersama karena ketidakstabilan di kawasan tersebut dapat memicu reaksi berantai yang berdampak pada rantai pasokan energi global. Menurut data Jin10, langkah ini mencerminkan pertimbangan mendalam negara-negara peserta untuk menjaga ketertiban kawasan.
Mekanisme Kerja Sama Internasional di Balik Enam Negara yang Bersatu
Pernyataan bersama ini mencerminkan posisi bersatu negara-negara maju seperti Prancis dalam mempertahankan tatanan internasional. Enam negara menekankan tekad mereka untuk melindungi jalur pelayaran penting ini melalui kerjasama multilateral, meningkatkan pengawasan patroli laut, dan membangun mekanisme peringatan. Koordinasi internasional ini tidak hanya melibatkan kehadiran di tingkat militer, tetapi juga mencerminkan pemeliharaan bersama terhadap hukum internasional dan hak navigasi bebas.
Risiko Mendalam dan Pertimbangan Strategis Jangka Panjang
Latar belakang yang lebih besar adalah, dalam beberapa tahun terakhir, situasi keamanan di Selat Hormuz menghadapi berbagai ketidakpastian. Gangguan atau hambatan dalam navigasi di selat dapat secara langsung mengancam stabilitas harga energi global, integritas rantai pasokan, dan selanjutnya mempengaruhi operasi ekonomi negara-negara. Pernyataan bersama Prancis dan negara-negara penandatangan lainnya menunjukkan bahwa, di era kompleksitas geopolitik, masyarakat internasional telah menyadari pentingnya bertindak lebih awal dan menjaga koordinasi untuk mencegah krisis potensial berkembang menjadi guncangan ekonomi global.