Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Memahami dan Menghitung Premi Risiko Jatuh Tempo dalam Investasi Obligasi
Ketika Anda menginvestasikan modal ke obligasi dengan jatuh tempo yang lebih lama, Anda pada dasarnya menerima risiko tambahan sebagai imbalan untuk potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Premi risiko jatuh tempo mewakili kompensasi tambahan yang akan Anda peroleh dengan membeli obligasi dengan jangka waktu lebih lama hingga pembayaran kembali. Konsep dasar ini sangat penting bagi siapa pun yang secara serius mengevaluasi investasi pendapatan tetap.
Mengapa Obligasi Jangka Panjang Memerlukan Premi Risiko Jatuh Tempo
Prinsip utama di sini sederhana: semakin lama uang Anda terikat dalam investasi obligasi, semakin besar jumlah komplikasi potensial yang bisa muncul. Obligasi dua tahun memiliki risiko minimal dibandingkan obligasi 30 tahun. Selama tiga dekade, perusahaan atau pemerintah daerah yang menerbitkan obligasi tersebut bisa mengalami penurunan keuangan yang parah, yang mungkin mengancam pemulihan penuh pokok investasi Anda.
Selain penurunan kredit, investor obligasi jangka panjang menghadapi apa yang disebut para profesional keuangan sebagai risiko suku bunga. Ketika kondisi ekonomi berubah, suku bunga yang berlaku cenderung berubah. Ketika suku bunga naik, obligasi yang ada—terutama yang memiliki jatuh tempo lebih lama—biasanya mengalami penurunan nilai pasar. Karena investor harus menanggung ketidakpastian ini untuk jangka waktu yang lebih lama, mereka memerlukan insentif nyata dalam bentuk imbal hasil yang lebih tinggi. Di sinilah premi risiko jatuh tempo masuk: itu mengkompensasi Anda untuk menghadapi volatilitas suku bunga pasar yang berkepanjangan dan paparan kredit yang lebih lama.
Metode Langkah-demi-Langkah untuk Menghitung Premi Risiko Jatuh Tempo
Menentukan premi risiko jatuh tempo Anda melibatkan perbandingan sederhana antara imbal hasil bebas risiko dan imbal hasil pasar. Berikut cara mendekatinya:
Pertama, identifikasi jatuh tempo obligasi target Anda. Untuk ilustrasi ini, anggaplah Anda mempertimbangkan pembelian obligasi 10 tahun.
Selanjutnya, temukan imbal hasil pada sekuritas bebas risiko yang cocok dengan durasi obligasi Anda. Sekuritas Treasury AS memenuhi tujuan ini dengan sempurna—mereka tidak memiliki risiko gagal bayar karena sepenuhnya dijamin oleh pemerintah federal.
Kemudian, lakukan pengurangan dasar. Ambil imbal hasil pada Treasury dengan jatuh tempo target Anda (dalam hal ini, obligasi Treasury 10 tahun) dan kurangi dengan imbal hasil pada instrumen Treasury dengan durasi lebih pendek (seperti surat berharga Treasury satu tahun).
Pertimbangkan contoh praktis ini: jika surat berharga Treasury satu tahun saat ini memberikan imbal hasil 0,51% sementara obligasi Treasury 10 tahun memberikan imbal hasil 1,71%, mengurangi suku bunga yang lebih pendek dari suku bunga yang lebih panjang menghasilkan 1,2%. Selisih 1,2% ini mewakili premi risiko jatuh tempo dasar Anda untuk obligasi 10 tahun—imbal hasil tambahan minimum yang diminta pasar untuk menerima satu dekade paparan suku bunga dan risiko kredit.
Menerapkan Premi Risiko Jatuh Tempo pada Keputusan Investasi Anda
Perhitungan ini memiliki tujuan penting dalam konstruksi portofolio. Dengan memahami premi yang diberikan pasar untuk berbagai jatuh tempo, Anda mendapatkan wawasan tentang apakah penawaran obligasi tertentu benar-benar mengkompensasi Anda dengan cukup untuk risiko yang Anda ambil. Obligasi dengan imbal hasil jauh di atas premi risiko jatuh tempo yang dihitung mungkin mewakili peluang menarik, sementara yang di bawah premi pasar dapat menunjukkan kompensasi yang kurang untuk risiko yang lebih lama yang Anda terima.
Konsep premi risiko jatuh tempo menekankan prinsip investasi dasar: kompensasi harus sejalan dengan risiko. Saat Anda memperpanjang horizon investasi Anda melalui obligasi jatuh tempo lebih lama, menuntut—dan menerima—premi risiko yang sesuai melindungi tujuan pembangunan kekayaan jangka panjang Anda.