Presiden Iran: Perilaku dan ucapan AS yang tidak konsisten memperburuk ketidakpercayaan Iran terhadap mereka

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Berita Keuangan Rakyat, 28 Maret — Presiden Iran, Ebrahim Raisi, pada tanggal 28 Maret melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dan kedua belah pihak melakukan pertukaran pandangan secara mendalam mengenai situasi regional saat ini dan hubungan bilateral.
Dalam percakapan tersebut, Raisi menyatakan bahwa reaksi defensif Iran terhadap sumber serangan adalah hal yang wajar dan alami.
Raisi menegaskan bahwa meskipun pejabat Amerika Serikat sebelumnya mengklaim dan berjanji tidak akan menyerang infrastruktur ekonomi dan energi Iran, kenyataannya infrastruktur tersebut tetap menjadi sasaran serangan.
Perilaku yang bertentangan antara ucapan dan tindakan ini jelas semakin memperburuk ketidakpercayaan Iran terhadap agresor Amerika Serikat.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyatakan bahwa setiap dialog harus dilakukan dalam suasana saling percaya dan saling menghormati.
Ia menekankan bahwa mencapai tujuan tersebut memerlukan penghentian agresi militer dan penghentian tindakan pembunuhan terhadap pejabat dan rakyat Iran. (CCTV News)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan