Slogan Pro-Iran Memicu Keributan di Majelis J & K

(MENAFN- Kashmir Observer) ** Srinagar-** Majelis Jammu dan Kashmir ditunda selama setengah jam pada hari Jumat setelah suasana gaduh meletus di sidang, tak lama setelah sesi anggaran dilanjutkan usai penangguhan lima pekan.
Anggota dari kubu pemerintah dan oposisi bangkit dari kursi mereka, mengangkat slogan dan mengganggu Masa Pertanyaan (Question Hour) meski ada imbauan berulang dari Ketua Abdul Rahim Rather untuk menjaga ketertiban.

Anggota legislatif dari Partai Nasional Konferensi yang berkuasa, Congress, CPI(M), dan beberapa Independen, bersama anggota oposisi PDP, mengangkat slogan mengecam agresi AS-Israel terhadap Iran serta memprotes pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Sayyed Ali Khamenei. Sebaliknya, anggota BJP menggelar protes yang menuntut didirikannya National Law University (NLU) di Jammu.

PENGUMUMAN

Saat persidangan dimulai, Anggota Majelis dari National Conference dan juru bicara partai Tanvir Sadiq, mengenakan pakaian serba hitam dan penutup kepala, menampilkan foto Khamenei di dalam ruang sidang. Anggota Majelis CPI(M) M Y Tarigami menyerukan kutukan resmi terhadap apa yang ia sebut sebagai agresi Israel-AS terhadap Iran.

Beberapa legislator mengenakan pita hitam di lengan dan dahi mereka sebagai tanda protes. Sementara itu, anggota Majelis BJP tetap bertahan, mengangkat slogan dan memegang spanduk yang mendesak NLU, dengan menuduh adanya diskriminasi terhadap wilayah Jammu.

Ketua Rather mendesak para anggota untuk memberi kesempatan agar Masa Pertanyaan dapat berjalan, dengan meyakinkan kedua pihak bahwa mereka akan diberikan waktu yang cukup untuk menyampaikan kekhawatiran mereka.

“Saya sudah mendengar semuanya. Mohon izinkan Masa Pertanyaan untuk berlanjut. Kami tidak ada di sini untuk berteriak-teriak dengan slogan. Isu penting dapat dibahas secara tertib,” katanya.

Baca Juga
Majelis Meloloskan Anggaran Rs 1,13 Lakh, 3 RUU Disahkan
Video: Slogan Pro-Iran di Majelis J&K

Suasana tenang singkat kembali saat anggota kembali ke tempat duduk mereka dan Menteri Sakeena Itoo mulai menjawab pertanyaan pertama. Namun, tidak lama kemudian, legislator BJP Surjit Singh Slathia segera berdiri, menuntut kepastian yang jelas dari pemerintah terkait tuntutan NLU.

Hal ini memicu gangguan baru, dengan anggota dari National Conference, PDP, Congress, CPI(M), dan Independen bergerak menuju Ruang Tengah (Well) majelis. Marshall turun tangan untuk रोक mereka, sehingga slogan-slogan semakin intens.

Anggota Majelis BJP merespons dengan teriakan “Bharat Mata Ki Jai” dan “Vande Mataram,” yang turut meningkatkan ketegangan. Saling adu panas terjadi antara kubu pemerintah dan oposisi, dengan anggota Majelis Congress Irfan Hafiz Lone dan legislator BJP nyaris beradu fisik sebelum para marshal turun tangan untuk mencegah konfrontasi langsung.

Di tengah keributan yang masih berlanjut, Ketua menunda sidang selama 30 menit.

PENGUMUMAN

Sebelumnya pada hari itu, Tanvir Sadiq menggelar protes di luar Majelis untuk mendukung Iran, dengan menyatakan bahwa tidak ada negara yang berhak membunuh pemimpin agama dari negara lain. “Kami menganggapnya sebagai seorang martir dan berdiri dalam solidaritas dengan Iran,” katanya, sekaligus memuji ketahanan Iran meski mendapat sanksi.

Berbicara kepada PTI, pemimpin CPI(M) M Y Tarigami menggambarkan krisis Iran sebagai perhatian serius global dengan implikasi bagi stabilitas ekonomi dan pasokan bahan bakar. Ia mendesak Pemerintah India untuk mengambil sikap yang jelas dan mendorong dialog guna memastikan perdamaian.

Tahap kedua sesi anggaran dimulai pada hari Jumat setelah jeda lima pekan. Tahap pertama, yang berlangsung dari 2 hingga 20 Februari, melihat Ketua Menteri Omar Abdullah menyampaikan anggaran Wilayah Persatuan, dengan majelis meloloskan hibah departemen setelah pembahasan rinci.

Sesi yang sedang berlangsung dijadwalkan berakhir pada 4 April. Menurut jadwal acara, 30 Maret dan 1 April dicadangkan untuk RUU anggota non-pemerintah (private members’ bills), sedangkan 31 Maret dan 2 April telah disisihkan untuk resolusi anggota non-pemerintah.

MENAFN28032026000215011059ID1110910672

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan