Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Memahami Kepemilikan Lucid: Mengapa Ini Bukan Perusahaan Tiongkok
Bagi investor yang mengevaluasi pasar kendaraan listrik, pertanyaan kunci sering muncul: apakah Lucid adalah perusahaan China? Jawabannya sederhana. Meskipun China memiliki banyak produsen EV dan mempertahankan permintaan yang kuat untuk kendaraan listrik, Lucid jelas bukan perusahaan China. Memahami struktur kepemilikannya yang sebenarnya mengungkap dimensi geopolitik yang menarik dalam komposisi modal produsen mobil yang berbasis di California ini.
Akar California dan Kepemilikan Non-China
Kisah Lucid dimulai di California pada tahun 2007 dengan nama perusahaan aslinya, Atieva. Karena perusahaan ini tidak berkantor pusat di China dan tidak dikendalikan oleh entitas China, jelas bahwa perusahaan ini berada di luar kategori bisnis otomotif China. Namun, investor yang ingin menghindari eksposur China harus menyadari bahwa struktur modal Lucid menunjukkan pengaruh geografis yang berbeda: Timur Tengah, khususnya Arab Saudi.
Dana Investasi Publik Arab Saudi merupakan pemegang saham terbesar Lucid, dengan memegang sekitar 1,37 miliar saham—sekitar 60% dari saham yang beredar perusahaan. Ini menjadikan dana kekayaan negara Saudi sebagai pemangku kepentingan pengendali perusahaan. Investor institusi besar lainnya termasuk Vanguard dan BlackRock, yang posisinya jauh lebih kecil dengan masing-masing sekitar 74 juta dan 48 juta saham.
Posisi Investasi Dominan Arab Saudi
Selain kepemilikan saham, hubungan Lucid dengan Arab Saudi meluas ke operasinya. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini membuka fasilitas manufaktur di Arab Saudi yang dirancang untuk akhirnya memproduksi 150.000 kendaraan setiap tahun. Kapasitas produksi ini mewakili komitmen yang substansial terhadap pasar Timur Tengah dan lebih memperkuat peran strategis kerajaan dalam bisnis Lucid.
Bagi investor yang secara khusus berusaha meminimalkan eksposur terhadap perusahaan China, Lucid mengatasi rintangan tersebut. Namun, mereka yang khawatir tentang pengaruh ekonomi Timur Tengah mungkin melihat kepemilikan Arab Saudi dengan cara yang berbeda. Pertanyaan kemudian menjadi apakah pertimbangan geopolitik semacam itu sejalan dengan kriteria investasi individu.
Mengevaluasi Alternatif di Lanskap EV AS
Investor yang menjelajahi perusahaan kendaraan listrik berbasis di AS memiliki opsi lain untuk dipertimbangkan. Rivian, produsen EV Amerika lainnya yang diperdagangkan di NASDAQ: RIVN, menawarkan profil kepemilikan yang berbeda. Rivian berkantor pusat dan mengoperasikan fasilitas manufaktur di California dan Illinois, dengan pengembangan produksi tambahan yang sedang berlangsung di Georgia. Amazon memegang bagian institusional terbesarnya di atas 16% dari saham yang beredar, memberikan struktur modal yang berbeda dibandingkan model kepemilikan Lucid yang didominasi oleh Saudi.
Pilihan antara Lucid dan produsen EV AS yang bersaing pada akhirnya tergantung pada preferensi investasi individu mengenai geografi kepemilikan, eksposur geopolitik, dan struktur perusahaan.