Kenaikan lebih dari 100%! Biaya bahan bakar internasional melonjak tajam: Ada yang menghabiskan puluhan juta untuk membeli tiket pesawat lebih awal guna ditimbun

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Tanya AI · Bisakah membeli tiket jauh sebelumnya secara efektif mengatasi kenaikan biaya tambahan bahan bakar?

Berita Kuai Keji 24 Maret, menurut laporan, harga minyak internasional belakangan ini terus mengalami kenaikan, risiko pelayaran di Selat Hormuz meningkat, harga minyak mentah Brent sempat menembus 110 dolar AS per barel; biaya bahan bakar penerbangan melonjak tajam, sehingga langsung memicu banyak maskapai global menaikkan biaya tambahan bahan bakar untuk rute internasional secara intensif.

Biaya tambahan bahan bakar untuk penerbangan jarak jauh dari Hong Kong yang dioperasikan Cathay Pacific naik dari 569 dolar Hong Kong menjadi 1164 dolar Hong Kong, kenaikannya lebih dari 100%.

Hong Kong Airlines, Japan Airlines, dan lainnya ikut menyusul. Di dalam negeri, maskapai seperti 吉祥航空 dan Spring Airlines serta beberapa rute internasional lainnya mengalami kenaikan biaya tambahan bahan bakar yang umumnya lebih dari 50%, sementara untuk beberapa rute mendekati kenaikan dua kali lipat, sehingga biaya perjalanan penumpang meningkat secara signifikan.

Akibat gelombang kenaikan harga ini, banyak penumpang memburu tiket dengan harga lebih rendah dengan membeli lebih awal, sehingga memicu tren “menimbun tiket”.

Seorang warga di Shanghai membeli sekaligus dua set tiket pesawat internasional untuk liburan Hari Nasional dan Festival Tahun Baru Imlek, total sekitar 12000 yuan; penumpang dari Guangdong juga telah membeli tiket pergi-pulang untuk liburan Hari Buruh lebih awal, untuk menghindari kenaikan biaya tambahan di kemudian hari yang akan menambah pengeluaran.

Kalangan industri memperkirakan, pada 5 April biaya tambahan bahan bakar untuk rute domestik akan memasuki masa penyesuaian. Saat ini, standar 10 yuan untuk jarak di bawah 800 kilometer dan 20 yuan untuk jarak di atas 800 kilometer kemungkinan besar akan dinaikkan.

Biaya bahan bakar penerbangan biasanya menyumbang lebih dari tiga puluh persen dari total biaya operasional maskapai. Kenaikan harga minyak membawa tekanan besar bagi industri.

Selain menaikkan biaya tambahan, sejumlah maskapai juga mengambil berbagai langkah untuk menghadapi hal ini: China Eastern berencana melakukan lindung nilai bahan bakar (fuel hedging); Cathay Pacific melakukan lindung nilai atas bahan bakar sebesar tiga puluh persen untuk mengunci biaya; United Airlines (American?) dan maskapai seperti Scandinavian Airlines memangkas rute yang kurang efisien serta mengurangi kapasitas untuk menjaga stabilitas pendapatan.

Para ahli penerbangan sipil menyatakan bahwa kenaikan biaya tambahan bahan bakar akan secara langsung memengaruhi permintaan perjalanan. Penumpang akan mempertimbangkan secara menyeluruh total biaya perjalanan dan memilih moda transportasi, sehingga maskapai sulit sepenuhnya mengalihkan tekanan biaya.

Disarankan bagi penumpang yang memiliki rencana perjalanan yang jelas untuk membeli tiket lebih awal secara wajar sesuai jadwalnya, guna mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh fluktuasi biaya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan