Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
SpaceX Bisa Mengajukan IPO Sebagai Sebutuh Minggu Ini. Berikut Semua yang Perlu Diketahui Investor.
SpaceX milik Elon Musk tampaknya berada di ambang penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam sejarah. Sebuah laporan yang baru diterbitkan dari The Information menyarankan bahwa perusahaan tersebut bisa mengajukan prospektus IPO-nya ke Securities and Exchange Commission (SEC) minggu ini atau minggu depan.
Laporan menunjukkan bahwa SpaceX berencana mengumpulkan dana sebesar $75 miliar melalui IPO, yang akan menilai perusahaan tersebut sekitar $1,75 triliun. Dengan perusahaan teknologi luar angkasa ini berpotensi melakukan langkah besar dalam pencatatan saham dalam waktu dekat, berikut yang perlu diketahui oleh para investor.
Sumber gambar: Getty Images.
IPO SpaceX Bisa Membuat Gelombang
Penilaian untuk perusahaan teknologi luar angkasa telah melonjak selama setahun terakhir, dan laporan serta spekulasi seputar IPO SpaceX telah menjadi sumber momentum bullish bagi beberapa pemain di kategori ini belakangan ini. Laporan terbaru menunjukkan bahwa SpaceX akan go public dalam beberapa bulan mendatang.
Para investor dan analis kini tampaknya mengharapkan bahwa perusahaan akan mengajukan prospektus IPO-nya dalam waktu dekat dan kemudian melakukan debut pasar publiknya pada bulan Juni. Penjualan saham publik secara luas diperkirakan akan menilai perusahaan teknologi luar angkasa milik Elon Musk ini sebesar $1,75 triliun — sebuah level yang akan mencatatkan debut publik yang memecahkan rekor. Beberapa investor juga berspekulasi bahwa SpaceX bisa digabungkan dengan Tesla milik Musk (TSLA 3.55%) pada suatu saat.
Perluas
NASDAQ: TSLA
Tesla
Perubahan Hari Ini
(-3.55%) $-13.71
Harga Saat Ini
$372.24
Data Utama
Kapitalisasi Pasar
$1.4T
Rentang Hari Ini
$372.02 - $384.40
Rentang 52 Minggu
$214.25 - $498.83
Volume
2.8M
Rata-rata Volume
61M
Margin Kotor
18.03%
SpaceX menguasai sekitar 80% pasar peluncuran roket komersial dan juga mengoperasikan layanan telekomunikasi Starlink. Starlink menyediakan layanan internet dan memungkinkan pengguna mengakses layanan komunikasi di daerah yang mungkin tidak menawarkan koneksi berkecepatan tinggi. Selain layanan peluncuran roket komersial dan komunikasi satelit, perusahaan ini juga memiliki peluang pertumbuhan besar sebagai penyedia layanan pertahanan untuk pelanggan pemerintah.
SpaceX di Bawah Pengamatan
Jika dan ketika SpaceX mengajukan prospektusnya untuk go public, para investor akhirnya akan mendapatkan gambaran yang lebih dekat tentang profil keuangan perusahaan. Bisnis teknologi luar angkasa ini telah berkembang dengan pesat dan memegang posisi kepemimpinan dalam layanan peluncuran roket dan telekomunikasi berbasis satelit, tetapi pengajuan prospektus perusahaan seharusnya memberikan wawasan yang jauh lebih besar tentang gambaran margin dan area penting dalam neraca keuangan. Meskipun komersialisasi luar angkasa tampaknya menjadi tren pertumbuhan yang kuat dalam dekade mendatang, masih ada beberapa pertanyaan besar tentang keuangan SpaceX.
Menurut laporan dari Reuters, CEO SpaceX Elon Musk ingin hingga 30% dari penawaran saham perdana perusahaan tersedia untuk investor ritel. Dalam IPO biasa, hanya antara 5% dan 10% dari penjualan saham awal yang tersedia untuk investor ritel — dan pembeli tersebut sering harus membeli dalam blok saham besar. Jika laporan tentang rencana Musk untuk alokasi investasi ritel dalam IPO SpaceX terbukti benar, debut publik perusahaan ini bisa berpotensi mencatat sejarah di berbagai level.
Pertumbuhan industri luar angkasa adalah tren yang menarik dan layak diperhatikan oleh para investor, tetapi masih banyak pertanyaan penting terkait SpaceX sebagai kandidat investasi potensial. Tampaknya ada peluang besar bahwa para investor akan mendapatkan gambaran yang jauh lebih dekat tentang perusahaan ini dalam waktu dekat.