Ekspor tunai ke Uni Eropa dan Eurasia: batasan $100.000 dan aturan baru mulai 2026

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sejak 1 April 2026, Rusia memberlakukan pembatasan baru terhadap ekspor uang tunai ke negara-negara Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). Berdasarkan peraturan ini, individu dilarang membawa uang tunai keluar jika jumlah total uang yang dibawa melebihi setara 100.000 dolar AS (dihitung berdasarkan kurs resmi Bank Sentral Rusia pada hari transit).

Ketentuan ini merupakan perubahan besar dari kebijakan sebelumnya dan merupakan salah satu langkah pengendalian mata uang paling ketat yang diterapkan dalam beberapa tahun terakhir. Pembatasan ini berlaku untuk transfer dana dari Rusia ke negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (termasuk Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgistan).

Ciri utama dari aturan baru ini adalah penerapan larangan ketat, bukan hanya kewajiban pelaporan. Jika jumlah uang tunai yang dibawa melebihi batas yang ditetapkan, bahkan jika dilaporkan ke bea cukai, uang tersebut tidak boleh dibawa keluar. Ini berbeda secara mendasar dari kebijakan sebelumnya yang hanya meminta pelaporan dengan batas 10.000 dolar AS dan tidak melarang secara langsung.

Dalam menghitung batasan ini, semua uang tunai yang dibawa harus dihitung, termasuk rubel Rusia dan mata uang asing. Terlepas dari komposisi dana, semua jumlah harus dikonversi ke dolar AS berdasarkan kurs resmi Bank Sentral Rusia, kemudian diperiksa apakah melebihi batas yang ditetapkan. Artinya, tidak dapat menghindari pembatasan ini dengan membagi dana ke dalam berbagai mata uang.

Larangan ini berlaku untuk semua bentuk uang tunai, termasuk uang kertas dan koin. Sebenarnya, otoritas pengawas juga dapat mempertimbangkan alat keuangan lain yang ada dalam bentuk dokumen dan secara praktis setara dengan uang tunai. Sementara itu, transfer non-tunai, seperti transfer bank, pembayaran melalui sistem keuangan, dan penggunaan kartu bank, tidak termasuk dalam pembatasan ini karena tidak melibatkan pergerakan fisik dana lintas batas.

Jika perlu memindahkan dana melebihi batas yang ditetapkan, disarankan menggunakan metode non-tunai. Transfer bank tetap menjadi cara paling aman dan sesuai hukum untuk memindahkan dana antar negara EAEU. Penggunaan kartu pembayaran untuk penarikan tunai di negara tujuan juga merupakan alternatif yang aman. Cara-cara ini dapat membantu menghindari risiko yang terkait dengan pembatasan bea cukai.

Mencoba membawa uang tunai melebihi batas yang diizinkan saat keluar negara dapat berakibat serius. Pertama, dana tersebut bisa disita di perbatasan. Tergantung situasinya, pelanggaran ini juga dapat dikenai denda atau sanksi administratif lainnya. Jika jumlahnya besar atau terbukti adanya niat pelanggaran, konsekuensi hukum yang lebih berat bisa dikenakan.

Perlu dicatat bahwa peraturan baru ini berjalan bersamaan dengan ketentuan pengendalian mata uang yang sudah ada. Khususnya, kewajiban melaporkan uang tunai dengan nilai setara lebih dari 10.000 dolar AS tetap berlaku. Namun, ketentuan ini tidak membatalkan atau menggantikan larangan membawa uang tunai melebihi 100.000 dolar AS.

Singkatnya, mulai 2026, individu yang pergi ke negara-negara Uni Ekonomi Eurasia harus mematuhi batasan yang jelas: uang tunai yang dibawa tidak boleh melebihi 100.000 dolar AS (atau setara). Untuk memindahkan jumlah yang lebih besar, disarankan menggunakan metode non-tunai, yang sepenuhnya legal dan tidak terpengaruh oleh pembatasan tersebut.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan