Perwira militer Indonesia mengundurkan diri setelah serangan asam terhadap aktivis

JAKARTA, 26 Maret (Reuters) - Seorang pejabat tinggi militer Indonesia mengundurkan diri setelah serangan asam terhadap seorang aktivis yang dikenal karena penentangannya terhadap perluasan peran militer, kata juru bicara pada hari Kamis.

Andrie Yunus, seorang koordinator deputi di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan, sebuah kelompok hak asasi manusia yang juga dikenal sebagai KontraS, mengalami luka bakar pada 20% wajah dan tubuhnya akibat asam yang dilemparkan oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor pada 12 Maret.

Newsletter Reuters Iran Briefing memberi Anda informasi terbaru dan analisis tentang perang Iran. Daftar di sini.

Kasus ini menuai kecaman dari dalam dan luar negeri. Kepala hak asasi manusia PBB Volker Turk mengatakan serangan itu adalah “tindakan kekerasan yang pengecut”.

Juru bicara militer Aulia Dwi Nasrullah mengonfirmasi kepada Reuters bahwa telah terjadi “penyerahan jabatan” oleh Yudi Abrimantyo, kepala unit intelijen militer, sebagai bentuk tanggung jawab atas serangan tersebut.

Militer Indonesia sebelumnya mengatakan telah menangkap empat perwira, semuanya anggota unit intelijen. Jika terbukti bersalah, hukuman bisa berupa tindakan disipliner hingga pemberhentian tidak terhormat, kata Aulia.

Yudi, yang tidak dapat dihubungi Reuters untuk komentar segera, tidak termasuk dalam keempat perwira tersebut.

Kekhawatiran terhadap menurunnya nilai-nilai demokrasi semakin meningkat di Indonesia, demokrasi terbesar ketiga di dunia, di mana keterlibatan militer di bidang sipil dan bisnis milik negara telah meningkat secara signifikan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seorang jenderal pensiunan.

Dalam sebuah wawancara meja bundar minggu lalu, Prabowo menyebut serangan terhadap Andrie sebagai “terorisme,” berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh dan menegakkan keadilan tanpa impunitas.

Ratusan kelompok masyarakat sipil di Indonesia, termasuk Amnesty International, menuduh serangan terhadap Andrie sebagai percobaan pembunuhan. Aktivis tersebut baru saja merekam episode podcast tentang ekspansi militer sebelum insiden terjadi.

Andrie telah dirawat di rumah sakit di Jakarta sejak serangan dan saat ini dalam perawatan intensif setelah menjalani operasi pada hari Rabu untuk mengob

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan