Pemegang saham menggugat Super Micro Computer (SMCI) atas dugaan penipuan sekuritas

Super Micro Computer SMCI +8,19% ▲ pemegang saham telah menggugat pembuat server AI, menuduh perusahaan melakukan penipuan sekuritas dengan menyembunyikan ketergantungannya pada penjualan ke China, yang mengakibatkan pelanggaran hukum ekspor AS, dilaporkan Reuters.

Klaim Diskon 30% TipRanks Premium

  • Perdagangkan NVDA dengan leverage
  • Alat perdagangan baru untuk bullish/bearish NVDA
  • Lupakan margin atau opsi. Begini cara profesional memperdagangkan NVDA

Gugatan ini mengikuti dakwaan pidana terhadap Yih-Shyan Liaw, salah satu pendiri dan direktur; Ruei-Tsang Chang, manajer penjualan di Taiwan; ​dan Ting-Wei Sun, kontraktor, karena menyelundupkan server yang didukung oleh Nvidia NVDA +1,99% ▲ chip ke China. Saham SMCI anjlok 33% pada 20 Maret sebagai reaksi terhadap berita tersebut. Perusahaan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka belum ditunjuk sebagai terdakwa oleh Departemen Kehakiman dan bahwa mereka telah sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan pemerintah.

SMCI Menghadapi Gugatan Class Action

Gugatan class action yang diajukan oleh pemegang saham di pengadilan federal San Francisco menuduh Super Micro Computer melebih-lebihkan prospek bisnisnya dan menggelembungkan harga sahamnya dengan sengaja menyembunyikan bahwa sebagian besar penjualan servernya dilakukan kepada perusahaan di China.

Gugatan tersebut juga menuduh SMCI gagal mengungkapkan bahwa penjualan server ke perusahaan di China melanggar hukum ekspor. Selain itu, disebutkan adanya kelemahan material dalam pengendalian perusahaan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi pengendalian ekspor.

Gugatan ini menuntut ganti rugi yang tidak ditentukan bagi investor SMCI yang membeli saham antara 30 April 2024 dan 19 Maret 2026.

Reaksi Analis

Beberapa analis menurunkan target harga saham SMCI setelah berita penangkapan tiga individu terkait perusahaan.

Pada hari Rabu, analis Rosenblatt Securities Kevin Cassidy menurunkan target harga saham Super Micro Computer dari $50 menjadi $32, sambil tetap memberi peringkat Buy. Analis bintang lima ini berpendapat bahwa kontroversi seputar Liaw dan dakwaan dari Jaksa AS yang menuduh pelanggaran kontrol ekspor menimbulkan “awan gelap di atas pengumuman produk yang seharusnya mengesankan.”

Meskipun Cassidy tetap percaya diri terhadap SMCI dan “backlog” pesanan yang “kokoh,” dia memperkirakan saham akan mengalami tekanan sampai penyelidikan selesai.

Sementara itu, analis Bank of America Ruplu Bhattacharya menurunkan target harga saham SMCI dari $34 menjadi $24 dan menegaskan peringkat Sell. Analis bintang empat ini berpendapat bahwa, meskipun perusahaan tidak disebut sebagai terdakwa dalam dakwaan terhadap co-founder Liaw, ini adalah faktor negatif lain bagi merek Super Micro. Bhattacharya menyatakan kekhawatiran bahwa dakwaan tersebut dapat menyebabkan beberapa pemasok membatasi akses SMCI ke komponen, pelanggan menunda pesanan, atau memberikan kontrak kepada pesaing, serta pengawasan regulasi yang lebih ketat.

Apakah SMCI Saham yang Baik untuk Dibeli Sekarang?

Saat ini, Wall Street memberikan peringkat Hold secara konsensus untuk saham Super Micro Computer berdasarkan delapan rekomendasi Hold, tiga Buy, dan tiga Sell. Target harga rata-rata SMCI sebesar $31,70 menunjukkan potensi kenaikan sebesar 32%.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan