Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
【Tren Dolar】Morgan Stanley: Kenaikan Dolar Mungkin Merupakan "Jebakan Posisi Panjang" Pasar Meremehkan Dampak Negatif Perang Iran terhadap Ekonomi Amerika Diprediksi Fed akan Menurunkan Suku Bunga Dua Kali Tahun Ini
自從美國聯合以色列於2月28日攻擊伊朗以來,美元持續走強。不過,摩根士丹利認為美國與歐洲之間的利差將縮小,且伊朗戰爭可能會打擊美國經濟,預計美元升勢難以持續。
由David Adams領銜的摩根士丹利策略師認為,美元漲到這一水平更可能是一個「好倉陷阱」,市場已經考慮到能源價格上漲帶來的通脹風險,但低估了這對經濟增長的不利影響。滯脹風險讓各國央行面臨艱難的權衡,決策者需要作出取捨,政策結果亦會有所不同。
歐央行年內或加息0.5個百分點
該行認為,聯儲局可能會忽略「暫時性的通脹衝擊」,將重點放在經濟增長上,預計今年將減息兩次,而歐洲央行料將加息0.5個百分點,以應對通脹壓力。
策略師表示:
自伊朗戰爭爆發後,彭博美元指數已上漲2%,並於周一(23日)觸及去年12月以來的最高水平。與此同時,歐元和日圓在衝突期間均下跌逾2%,主要因為歐洲和日本都依賴中東能源供應。
財經Hot Talk
中國車銷量首奪「世界第一」 高油價助力電動車出海?