Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bahrain Mengajukan Resolusi UNSC Tentang Perlindungan Pelayaran Selat Hormuz
(MENAFN- Pajhwok Afghan News) KABUL (Pajhwok): Bahrain telah mengajukan draf resolusi ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan memungkinkan negara-negara menggunakan “semua cara yang diperlukan” untuk melindungi pengiriman komersial di dan sekitar Selat Hormuz.
Diplomat mengatakan bahwa teks draf didukung oleh negara-negara Arab Teluk lainnya dan Amerika Serikat, meskipun kemungkinan besar tidak akan disetujui oleh dewan, di mana Rusia dan China memiliki hak veto, menurut laporan Reuters.
Resolusi tersebut menggambarkan tindakan Iran sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional dan menyerukan Teheran untuk segera menghentikan serangan terhadap kapal komersial dan segala upaya untuk mengganggu lalu lintas maritim.
Langkah ini mencerminkan kekhawatiran regional yang semakin meningkat bahwa Iran dapat terus mengancam Selat Hormuz — sebuah titik strategis yang dilalui sekitar seperlima dari pasokan minyak dunia.
Sementara itu, Prancis telah mengajukan draf terpisah dengan nada yang lebih lembut yang tidak menyebut Iran. Proposal Prancis menekankan de-eskalasi, penghentian permusuhan di Teluk, dan kembali ke diplomasi.
Proposal tersebut mendorong negara-negara untuk memastikan keamanan maritim melalui langkah pertahanan dan koordinasi internasional sesuai hukum internasional, bukan penggunaan kekerasan.
Laporan menyebutkan bahwa ketegangan yang terus berlanjut di kawasan telah menimbulkan kekhawatiran akan krisis yang lebih luas di Selat Hormuz dan dampaknya yang potensial terhadap pasar energi global.
kk/sa
MENAFN24032026000174011037ID1110901287