Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketua Eksekutif Industrial and Commercial Bank of China Liu Jun: Lembaga keuangan sangat memerlukan peningkatan kemampuan dalam menangkap dan menetapkan harga risiko non-ekonomi secara akurat
Tanya AI · Bagaimana layanan keuangan berbasis agen cerdas dapat mengurangi risiko multidimensi?
Pada tanggal 23 Maret, Presiden Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), Liu Jun, menyatakan di Forum Pengembangan Tingkat Tinggi China 2026 bahwa ketidakpastian ekonomi internasional saat ini semakin didominasi oleh faktor non-ekonomi, dan risiko global tidak lagi berupa deret waktu linier, melainkan berkembang menjadi matriks risiko multidimensi.
Liu Jun berpendapat bahwa dalam menghadapi risiko yang berkembang dengan cepat, diperlukan pembentukan kembali sebuah sistem kerjasama internasional yang dapat dipercaya, yang dapat disebut sebagai “Globalisasi 2.0”, yaitu melalui kerja sama dalam mengatasi isu-isu global seperti perubahan iklim dan tata kelola AI, untuk memberikan kepastian bagi dunia yang sedang mengalami perubahan, mengurangi premi risiko, dan sekaligus mencapai kemenangan bersama bagi semua pihak. Bagi lembaga keuangan, transformasi ini menuntut perubahan mendasar dalam tiga dimensi strategi utama.
Pertama, penetapan ulang harga risiko non-ekonomi dan non-pasar. Liu Jun menunjukkan bahwa risiko yang selama ini menjadi fokus utama lembaga keuangan meliputi risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas, namun variabel yang dihadapi saat ini menjadi semakin kompleks dan berkembang secara dinamis. Risiko geopolitik, perang, dan lain-lain dapat berkembang menjadi risiko sistemik. Model risiko tradisional yang didasarkan pada data historis dan aturan pengalaman kini sudah tidak memadai lagi, sehingga sangat mendesak untuk meningkatkan kemampuan penangkapan dan penetapan harga risiko non-ekonomi secara akurat. Hal ini memerlukan penggunaan big data, AI, teknologi penginderaan jauh, dan lain-lain, untuk membangun sistem manajemen risiko keuangan yang terstruktur secara engineering, sehingga berbagai risiko ekstrem dapat dihitung secara ilmiah.
Kedua, pengembangan talenta tipe π di era digital. Liu Jun berpendapat bahwa dalam era AI, inovasi semakin bergantung pada penelitian mendalam dan penguasaan bidang tertentu secara vertikal dan mendalam. “Kita membutuhkan talenta tipe π, karena mereka mampu melakukan pengembangan karir secara horizontal sekaligus mendalami keahlian secara vertikal. Talenta tipe π yang ideal tidak hanya harus memiliki dua bidang keahlian utama, tetapi juga harus mampu melakukan penelitian mendalam di berbagai bidang, agar dapat lebih baik dalam menghadapi tantangan integrasi pengetahuan yang dibawa oleh AI dan agen cerdas.”
Ketiga, menuju sistemisasi multidimensi dan layanan keuangan berbasis agen cerdas. Layanan keuangan yang selama ini bersifat datar dan pasif tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan baru yang muncul akibat rekonstruksi pola global dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan integrasi mendalam antara dukungan sepanjang siklus hidup dan layanan seluruh rantai industri, untuk membangun kerangka layanan keuangan yang sistematis bagi ekonomi riil. Lembaga keuangan semacam ini akan bertransformasi menjadi penyedia layanan komprehensif yang mengintegrasikan modal, informasi, dan efisiensi, sehingga risiko pada satu node tunggal dapat dikurangi dan diatasi dalam jaringan multidimensi.