Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gerald Cotten dan Misteri $190 Juta QuadrigaCX yang Belum Terpecahkan
Pada akhir tahun 2018, dunia kripto terguncang oleh salah satu kasus paling aneh dalam sejarah perkembangannya. Gerald Cotten, pendiri dan CEO QuadrigaCX—bursa kripto terbesar di Kanada—meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan bulan madu ke India. Usianya baru 30 tahun. Namun kematiannya bukan hanya tragedi pribadi; ia memicu serangkaian misteri yang hingga saat ini belum sepenuhnya terpecahkan.
Kematian Mendadak dan Warisan Uang Kosong
Ketika Gerald Cotten meninggal, pihak manajemen QuadrigaCX mengumumkan berita yang mengejutkan: dia adalah satu-satunya orang yang memiliki akses ke kata sandi dompet dingin—tempat penyimpanan semua dana pelanggan. Jumlahnya besar: sekitar $190 juta. Dengan meninggalnya Gerald, tidak ada yang bisa mengakses aset tersebut. Tidak ada cadangan. Tidak ada rencana pemulihan kontingensi. Hanya seorang CEO yang telah tiada dan dompet digital yang terkunci permanen.
Dana Pelanggan Hilang Dalam Semalam
Itulah narasi resmi yang disampaikan kepada publik. Namun ketika para penyelidik mulai menggali lebih dalam, cerita berubah total. Ketika mereka akhirnya menemukan dompet dingin QuadrigaCX yang seharusnya menyimpan semua dana pelanggan tersebut, kondisinya mengejutkan: kosong. Bukan baru-baru ini dikosongkan. Bukan hasil peretas. Kosong untuk waktu yang sangat lama—mungkin selama bertahun-tahun.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan sesuatu yang jauh lebih menghawatirkan. Ternyata Gerald Cotten telah secara diam-diam memindahkan dana pelanggan ke rekening pribadi selama bertahun-tahun. Siang hari, dia menjalankan bursa kripto terbesar di Kanada dengan reputasi terpercaya. Malam hari, dia mengurasnya dari dalam. Tidak ada yang menyadari. Tidak ada sistem audit yang menangkap. Semua orang sekadar mempercainya.
Penyelidikan Mengungkap Kejanggalan Mengkhawatirkan
Namun ada aspek lain yang membuat kasus ini semakin mencurigakan. Mayat Gerald Cotten tidak pernah diperiksa dengan semestinya. Dia dikuburkan dengan sangat cepat. Ketika otoritas kemudian meminta untuk membuka kembali makam guna memastikan penyebab kematian dengan definitif—keluarganya menolak. Penolakan itu menghambat investigasi lebih lanjut.
Hal yang lebih aneh lagi: beberapa aktivitas blockchain tercatat terjadi pada dompet-dompet yang terhubung dengan Quadriga—aktivitas yang seharusnya tidak mungkin terjadi setelah Gerald Cotten meninggal. Catatan blockchain tidak bisa berbohong, namun mereka menceritakan kisah yang tidak masuk akal berdasarkan narasi resmi.
Teka-Teki yang Tetap Berlapis Hingga Hari Ini
Apakah Gerald Cotten benar-benar meninggal, ataukah itu adalah tipu daya paling sempurna dalam sejarah kripto? Pertanyaan itu tetap menggantung tanpa jawaban definitif. Uang pelanggan sudah hilang. Dompet-dompet sudah dikosongkan jauh sebelum Gerald Cotten seharusnya berpulang. Mayatnya telah dikuburkan dengan cepat tanpa pemeriksaan menyeluruh.
Hingga hari ini, tidak ada pihak yang memiliki jawaban lengkap dan memuaskan untuk semua pertanyaan yang timbul. Apakah ini kecelakaan tragis yang penuh dengan kebetulan aneh? Ataukah pelarian terencana dengan sempurna? Beberapa cerita memang tidak memiliki penutup. Kasus Gerald Cotten dan QuadrigaCX adalah salah satunya—sebuah misteri berlapis yang terus mengingatkan komunitas kripto tentang pentingnya transparansi dan pengawasan.