Habis scroll X sebentar, lihat banyak orang ngobrol tentang saham A, ngobrol soal dividen 6%, bilang "bisa masuk sekarang".



Perasaan gue setelah baca: banyak orang itu bukan lagi invest, tapi cari alasan untuk beli.

Dividen 6% memang terdengar enak, tapi essence-nya cuma stock price yang turun. Uang yang lo dapat adalah dividen, tapi risiko yang lo tanggung adalah repricing.

Yang lebih penting lagi, mayoritas orang nggak punya standard yang jelas: "kapan sih sebenernya bisa beli". Prosesnya kebalik:

Lihat murah → cari alasan → ambil kesimpulan

Cara gue sekarang simpel banget:

Nggak beli, bukan karena gue yakin bakal turun lagi,
tapi karena gue belum lihat bukti "bisa nggak turun".

Konkret banget misalnya:

Margin keuntungan bisa tahan? Ada perbaikan berkelanjutan? Industri mulai melambat?

Kalau ini nggak muncul, semua "dividen tinggi" dan "valuasi termurah", essence-nya cuma penenang jiwa aja.

Banyak orang pikir mereka lagi nunggu momen,
padahal cuma belum jelas define, sebenarnya nunggu apa.

Ini dua hal yang completely different.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan