Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bitcoin RSI Oversold yang Menunjukkan Siklus Penyesuaian dan Pemulihan Cryptocurrency
Menurut analisis CheckOnChain, pasar mata uang kripto saat ini sedang mengalami titik balik yang sangat penting. Penurunan indeks kekuatan relatif (RSI) Bitcoin ke level di bawah 30 untuk ketiga kalinya dalam sejarah menjadi sinyal penting untuk perkembangan pasar di masa mendatang.
Situasi pasar yang ditunjukkan oleh sinyal RSI oversold yang langka
Indeks kekuatan relatif (RSI) adalah indikator teknis penting yang berfungsi sebagai oscillator momentum, mengukur kecepatan dan besar perubahan harga aset terbaru dengan membandingkan rata-rata kenaikan dan penurunan selama 14 hari terakhir. Indikator ini diukur dalam rentang 0 hingga 100, di mana level di atas 100 biasanya menunjukkan kondisi overbought, dan di bawah 30 menunjukkan kondisi oversold.
Fenomena RSI di bawah 30 yang hanya terjadi sebanyak tiga kali dalam sejarah ini menunjukkan tekanan jual yang ekstrem di pasar mata uang kripto. Setelah Bitcoin pertama kali menembus angka 100.000 dolar pada Desember tahun lalu, RSI belum pernah mencapai level tersebut. Saat ini, harga BTC berada di sekitar $70,49K, mengalami penurunan lebih dari 50% dari puncaknya di bulan Oktober.
Esensi fase koreksi yang dipahami dari dua siklus sebelumnya
Secara historis, ketika RSI turun di bawah 30, itu menandai terbentuknya dasar dari siklus sebelumnya. Pola ini memberikan petunjuk penting tentang perkembangan pasar selanjutnya.
Contoh pada Januari 2015 menunjukkan bahwa RSI Bitcoin turun ke sekitar 28, sementara harga berkisar sekitar $200. Setelah itu, pasar mengalami koreksi jangka panjang selama sekitar 8 bulan, sebelum memasuki fase pemulihan yang berkelanjutan. Sinyal serupa muncul lagi pada Desember 2018, ketika RSI turun di bawah 30 dan harga Bitcoin turun mendekati $3.500. Setelah periode konsolidasi datar selama sekitar tiga bulan, pasar mulai bergerak naik lagi.
Dari kedua siklus tersebut, jelas bahwa sinyal oversold RSI tidak hanya menunjukkan penurunan harga semata, tetapi juga menandai tahap persiapan untuk pemulihan pasar kripto.
Skenario berikutnya yang ditunjukkan oleh kondisi pasar saat ini
Dalam 30 hari terakhir, mayoritas sentimen pasar mata uang kripto tetap berada dalam kondisi “ketakutan” atau “ketakutan ekstrem”. Namun, berdasarkan pola historis, saat ini bisa jadi menandai akhir dari fase keruntuhan kripto.
Analisis para analis pasar menunjukkan bahwa tren ke depan sangat bergantung pada stabilitas harga minyak mentah dan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz. Kemampuan harga untuk menguji kembali rentang antara $74.000 dan $76.000 akan menjadi titik kunci, dan jika sentimen positif terus berlanjut, kemungkinan besar pasar akan beralih ke fase kenaikan berikutnya. Sebaliknya, jika risiko geopolitik memburuk, koreksi kembali ke sekitar $60.000 bisa terjadi.
Rebound harga terbaru (BTC $70,49K, naik 3,38% dalam 24 jam) mencerminkan perbaikan sentimen setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penghentian selama lima hari terhadap serangan terhadap infrastruktur penting Iran. Altcoin seperti Ethereum, Solana, dan Dogecoin juga naik sekitar 5%, dan saham terkait penambangan aset kripto mengikuti kenaikan S&P 500 dan Nasdaq (masing-masing sekitar 1,2%).
Dari sudut pandang sejarah, sinyal oversold RSI Bitcoin saat ini menunjukkan bahwa fase koreksi jangka panjang sedang berlangsung, dan setelah itu, kemungkinan besar akan terjadi peralihan ke siklus kenaikan kripto berikutnya, menjadikannya momen penting yang patut diantisipasi.