RBI Menetapkan Petunjuk Ombudsman Internal 2026 Setelah Umpan Balik Pemangku Kepentingan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- KNN India) ** New Delhi, 14 Jan (KNN)** Reserve Bank of India (RBI) telah mengeluarkan Pedoman Ombudsman Internal, 2026, yang meresmikan aturan untuk penyelesaian keluhan di seluruh entitas keuangan yang diatur. Pedoman akhir ini mengikuti draf yang dirilis pada 7 Oktober 2025, dan menggabungkan masukan dari pemangku kepentingan.

** Pembaruan Utama dalam Pedoman 2026**

Pedoman 2026 memperkenalkan beberapa pembaruan utama yang bertujuan memperkuat penyelesaian keluhan di sektor keuangan.

Definisi “pelanggan” telah ditambahkan, menjelaskan bahwa bahkan keluhan yang tidak mencari bantuan tertentu dapat ditinjau untuk meningkatkan layanan.

Untuk penunjukan Ombudsman Internal (IO), General Manager Bank Perkreditan Rakyat Wilayah (RRBs) dan bank koperasi tidak lagi diperlakukan setara dengan GM bank sektor publik, dan IO tidak akan ditunjuk di lembaga ini karena volume keluhan yang rendah; kekosongan sementara dapat diisi oleh pejabat yang sedang menjabat atau Deputi IO.

NBFC kini secara eksplisit diizinkan memberikan kompensasi di bawah Skema Ombudsman Terpadu RBI tanpa perlu membuat kebijakan internal terpisah.

Prosedur penanganan keluhan telah disempurnakan: batas waktu eskalasi disesuaikan dengan standar industri seperti NPCI dan jaringan kartu, peninjauan tingkat senior telah diperjelas untuk keluhan yang sebagian diselesaikan atau ditolak di tingkat cabang, dan kekuasaan IO untuk CIC telah dipulihkan untuk meminta informasi dan mengadakan pertemuan dengan entitas yang diatur.

Semua keputusan oleh IO atau Deputi IO harus diserahkan kepada Ombudsman RBI. Selain itu, persyaratan pelaporan telah diperbarui, dengan pengajuan triwulan kini harus dilakukan paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya dan format pelaporan direvisi berdasarkan masukan dari pemangku kepentingan.

** Ruang Lingkup dan Tujuan**

Pedoman ini berlaku untuk bank komersial, bank keuangan kecil, bank pembayaran, NBFC, penerbit PPI non-bank, dan perusahaan informasi kredit (CIC).

RBI menyatakan aturan ini bertujuan memperkuat penyelesaian keluhan internal, memastikan penyelesaian keluhan pelanggan tepat waktu sambil mendorong akuntabilitas, transparansi, dan kepercayaan di seluruh sektor keuangan.

** (KNN Bureau)**

MENAFN14012026000155011030ID1110597972

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan