Bitcoin Memperkuat Dekat $70K karena Pasar Menunjukkan Tanda-tanda Stabilisasi

Bitcoin saat ini diperdagangkan mendekati $70.77K dengan kenaikan 24 jam sebesar 3.95%, menandakan minat institusional yang kembali setelah berbulan-bulan volatilitas. Pergerakan harga cryptocurrency baru-baru ini menarik perhatian kembali terhadap aliran dana di ETF Bitcoin spot, di mana injeksi modal baru menunjukkan kemungkinan titik balik dalam sentimen pasar.

Kembali Masuknya Dana ETF Saat Permintaan Institusional Pulih

Kebangkitan aliran dana ETF terkait Bitcoin menandai perubahan signifikan setelah periode keluar dana yang panjang. ETF Bitcoin spot BlackRock (IBIT) telah menarik hampir $1 miliar dana baru hingga Maret ini, membalik tren lima bulan yang merugikan di mana dana tersebut kehilangan lebih dari $3 miliar antara November dan Februari. Pembalikan ini sangat penting karena banyak pelaku pasar melihat permintaan ETF yang berkelanjutan sebagai kunci untuk membuka lebih banyak sumber modal institusional dan mendukung potensi pemulihan menuju kuartal kedua.

Menurut Joe Edwards, kepala riset di Enigma, jalur aliran dana ini akan menjadi penentu. “Pemulihan berkelanjutan dalam permintaan ETF bisa sangat penting,” tegas Edwards, menambahkan bahwa gelombang pencairan dana baru-baru ini cukup mengkhawatirkan untuk fundamental Bitcoin jangka panjang. Data dari SoSoValue menguatkan bahwa masa terburuk mungkin telah berlalu, dengan aliran positif yang konsisten mulai awal Maret.

Kinerja Lebih Baik Dibandingkan Saham dan Safe Haven Tradisional

Ketahanan Bitcoin selama gejolak geopolitik terbaru menjadi sesuatu yang tidak bisa diabaikan. Sementara Nasdaq 100 dan S&P 500 tetap datar selama lima hari terakhir, Bitcoin mencatat kenaikan saat menghadapi risiko headline terkait Iran. Sektor perangkat lunak, yang selama beberapa bulan terakhir mengikuti pergerakan crypto secara dekat, mengalami kinerja yang jauh lebih buruk—dengan iShares Expanded Tech-Software ETF (IGV) turun 2.45% selama periode yang sama saat IBIT naik 3.75%.

Perbedaan ini menunjukkan potensi melemahnya korelasi erat antara Bitcoin dan saham teknologi yang bermasalah yang mendominasi sebagian besar 2025 dan awal 2026. Emas, aset safe haven tradisional lainnya, hanya mencatat kenaikan modest meskipun selama gejolak geopolitik biasanya menjadi pilihan utama. Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin akhirnya membangun narasinya sendiri yang independen dari kelemahan saham perangkat lunak.

Perubahan Korelasi yang Muncul dengan Emas

Salah satu perkembangan teknikal yang mencolok adalah perubahan hubungan Bitcoin dengan emas. Menurut Bryan Tan, trader di Wintermute, korelasi Bitcoin-emas telah berbalik menjadi positif secara tegas, dari -0.49 menjadi +0.16 hanya dalam seminggu terakhir. Pembalikan ini cukup signifikan dan memiliki implikasi penting bagi cara trader memandang Bitcoin dalam situasi konflik.

“Pada awal ketegangan Timur Tengah, kita melihat pola risiko-penjualan klasik: Bitcoin turun sementara emas menguat,” jelas Tan. Pergerakan harga terbaru menunjukkan cerita yang berbeda. Kedua aset ini naik bersamaan saat dolar AS melemah, menunjukkan bahwa pelaku pasar semakin memperlakukan keduanya sebagai manfaat yang saling melengkapi dari pelemahan dolar, bukan sebagai risiko yang saling bertentangan.

“Jika korelasi ini terus meningkat secara positif, itu mengubah narasi tentang Bitcoin dalam situasi konflik dari ‘jual aset risiko’ menjadi sesuatu yang lebih bernuansa,” tambah Tan. Reframing ini bisa menjadi penting bagi manajer portofolio yang meninjau kembali strategi lindung nilai makro mereka.

Tekanan Penjualan yang Menurun Menandai Stabilitas Pasar

Respons terbatas Bitcoin terhadap berita geopolitik terbaru telah menarik perhatian analis terkemuka. Aurelie Barthere, analis utama di Nansen, menyoroti bahwa sensitivitas downside Bitcoin “relatif terbatas” meskipun latar belakang yang menyebabkan saham tergelincir saat optimisme geopolitik memudar di pertengahan minggu.

“Ketahanan ini menunjukkan bahwa penjual marginal di Bitcoin mungkin kurang agresif dibandingkan di saham,” kata Barthere. Interpretasi ini sejalan dengan apa yang disebut teknisi pasar sebagai “kelelahan penjual”—yaitu, bahwa penjualan paksa dari posisi yang terlalu leverage dan pencairan dana mungkin telah mencapai titik akhir.

Perbandingan ini memberi petunjuk: selama periode yang sama ketika indeks Euro Stoxx turun lebih tajam, Bitcoin tetap bertahan dengan kenaikan modest. Pola stabilitas relatif di tengah tekanan makro ini belum pernah terlihat dalam perilaku Bitcoin selama berbulan-bulan, dan kemunculannya kembali dipandang sebagai tanda bahwa penjualan panik mungkin telah mereda.

Melihat ke Depan: Kondisi untuk Pemulihan Berkelanjutan

Gabungan dari aliran ETF yang membaik, perubahan korelasi positif, pergerakan harga yang resilient, dan penurunan tekanan penjualan menciptakan lingkungan di mana Bitcoin berpotensi melakukan pemulihan yang lebih tahan lama dibandingkan lonjakan-lonjakan sebelumnya. Analis memperingatkan agar tidak terlalu percaya diri—Maret masih awal, dan risiko geopolitik tetap tinggi—namun sinyal teknikal dan aliran dana mulai mengarah ke arah yang lebih konstruktif.

Perbaikan berkelanjutan dalam kondisi ini sepanjang sisa Maret dan memasuki April bisa mendukung pemulihan Bitcoin yang lebih luas menuju kuartal kedua yang telah dinantikan oleh investor institusional.

BTC3,95%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan