Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketegangan Selat Hormuz: Mengguncang Pasar Berjangka AS
Perkembangan geopolitik yang terjadi dalam beberapa jam terakhir menyebabkan pergerakan signifikan di pasar berjangka komoditas di bursa desentralisasi seperti Hyperliquid. Kontrak minyak mentah di kategori futures AS mengalami kenaikan tajam karena ketegangan militer di wilayah tersebut. Situasi ini kembali menunjukkan seberapa kuat hubungan antara pasar kripto dan keuangan tradisional.
Kenaikan Tajam di Kontrak Berjangka Minyak di Hyperliquid
Setelah serangan kooperatif antara AS dan Israel, kontrak berjangka minyak di platform Hyperliquid mengalami keuntungan besar. Perpetual Oil-USDH meningkat lebih dari 5% menjadi mencapai 71,26 dolar. Demikian pula, kontrak USOIL-USDH melewati angka 86,00 dolar. Menurut platform, kedua kontrak tersebut memiliki volume transaksi sekitar 4 juta dolar dan nilai posisi terbuka lebih dari 5 juta dolar.
Selain kontrak minyak, kontrak emas dan perak juga mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang mendorong investor mencari tempat aman. Pasar menunjukkan perilaku tradisional dengan meningkatkan minat terhadap aset yang tidak kehilangan nilai dalam situasi risiko.
Risiko Geopolitik dan Signifikansi Strategis Selat Hormuz
Volatilitas di pasar komoditas ini tidak hanya disebabkan oleh kejutan geopolitik mendadak, tetapi juga oleh posisi Iran dalam pengaturan energi global. Melalui Selat Hormuz, sekitar 500 miliar dolar nilai minyak dan gas dikirim setiap tahunnya. Titik penting ini menjadi mekanisme kontrol kritis karena jalur kapal yang ditentukan sepenuhnya berada dalam wilayah perairan Iran dan Oman.
Selama bertahun-tahun, kekhawatiran beredar bahwa konflik bersenjata lengkap dapat digunakan Iran untuk mengendalikan selat tersebut, yang dapat memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan. Skenario ini tidak hanya berpotensi mempengaruhi perusahaan energi, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan inflasi yang mempengaruhi pasar kripto. Jika bank sentral harus menghadapi inflasi akibat kenaikan harga minyak, mereka mungkin akan memperketat kebijakan moneter. Hal ini dapat mengurangi daya tarik aset keuangan bagi investor yang bersedia mengambil risiko.
Penyesuaian Pasar Kripto terhadap Tren Pelarian dari Risiko
Dalam suasana ketidakpastian makro, aset kripto dan instrumen keuangan tradisional bergerak secara paralel. Bitcoin, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan niat untuk menghentikan sementara operasi terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari, naik di atas 70.000 dolar dan mempertahankan sebagian besar keuntungan tersebut. Data terbaru menunjukkan harga Bitcoin berada di sekitar 70,71 ribu dolar dan meningkat 3,35% dalam 24 jam terakhir.
Pasar altcoin juga merespons dinamika pelarian dari risiko ini. Ether naik 3,71%, Solana 5,13%, dan Dogecoin 3,44%. Saham-saham pertambangan kripto juga mengikuti tren ini, dan indeks S&P 500 serta Nasdaq masing-masing naik sekitar 1,2%, menunjukkan korelasi dengan pasar saham secara umum.
Analis Mempertanyakan Skenario untuk Bitcoin
Pengamat pasar ragu memberikan pandangan pasti tentang pergerakan Bitcoin di masa depan. Analisis yang jelas menyatakan bahwa arah harga berikutnya tergantung pada stabilisasi kontrak berjangka minyak dan kelancaran pengiriman dari Selat Hormuz. Skenario optimis, harga Bitcoin bisa menguji kisaran 74.000 hingga 76.000 dolar. Namun, jika situasi memburuk, harga bisa kembali ke level pertengahan 60.000 dolar.
Analisis ini menegaskan pengaruh signifikan risiko geopolitik terhadap penetapan harga aset. Instrumen seperti pasar berjangka AS menunjukkan bahwa konflik regional dapat menimbulkan resonansi di seluruh lapisan sistem keuangan.