Bitcoin menembus di atas $70.000 saat berita eskalasi perang Iran, reaksi pasar beragam

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perang militer antara Iran dan Amerika Serikat terus memanas, menyebabkan gejolak di pasar global. Di tengah rangkaian berita perang ini, performa Bitcoin justru tampil sangat mencolok. Dari penurunan drastis pada 28 Februari hingga kini yang menunjukkan kenaikan stabil, krisis geopolitik ini malah menjadi batu uji ketahanan Bitcoin.

Respons Harga Setelah Mulainya Perang: Dari Penurunan Cepat Hingga Rebound yang Berkelanjutan

Pada Sabtu saat berita perang pertama kali muncul (28 Februari), Bitcoin sebagai satu-satunya aset utama yang masih beroperasi langsung mengalami aksi jual besar-besaran. Harga dalam beberapa jam saja turun ke $64.000, dengan penurunan sebesar 8,5%. Namun, “momen gelap” ini tidak menjadi titik terendah.

Dalam dua minggu setelahnya, Bitcoin menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Meski setiap kali muncul berita perang tetap memicu aksi jual, rebound berikutnya selalu lebih kuat dari sebelumnya. Melihat tren ini seperti mengamati garis support yang naik—titik terendahnya terus meningkat:

  • 28 Februari awal turun: $64.000
  • 2 Maret setelah serangan balasan rudal Iran: $66.000
  • 7 Maret setelah seminggu konflik: $68.000
  • 12 Maret setelah serangan kapal minyak: $69.400
  • 14 Maret setelah insiden di Pulau Hegra: $70.596

Setiap kali berita mengguncang pasar, tampaknya pasar mampu mencerna dengan lebih cepat, dan level support pun secara bertahap meningkat. Data terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin telah stabil di sekitar $70.75K (per 23 Maret), dengan kenaikan 24 jam sebesar +3,70%. Pola “semakin dangkal turun, semakin tinggi rebound” ini sedang membentuk sebuah rentang perdagangan yang semakin mengecil—support di atas $70.000 dan resistance di kisaran $73.000-$74.000.

Perbandingan Pasar Saat Berita Menggempur: Mengapa Bitcoin Paling Kuat

Selama berita perang terus berkembang, performa berbagai aset sangat berbeda. Data dua minggu ini cukup menunjukkan perbedaan tersebut:

Energi dan Mata Uang (Penerima Manfaat):

  • Harga minyak melonjak lebih dari 40%
  • Indeks dolar mencapai kenaikan mingguan terbesar dalam setahun

Aset Lindung Nilai Tradisional (Diferensiasi):

  • Emas berfluktuasi tanpa arah yang jelas, naik turun tak menentu
  • S&P 500 masuk ke zona negatif
  • Pasar saham Asia mengalami minggu terburuk sejak Maret 2020

Bitcoin (Keunikan Tersendiri):

  • Setelah turun 8,5%, segera membalikkan tren negatif
  • Rebound hampir 11% dari titik terendah
  • Menjadi aset non-langsung yang paling berkinerja baik di tengah berita perang ini

Fenomena ini melanggar pandangan konvensional tentang Bitcoin sebagai “aset lindung nilai”. Bitcoin bukanlah sekadar naik perlahan untuk menghindari risiko, melainkan yang pertama mencerna berita dan bereaksi cepat saat terjadi guncangan pasar. Dalam istilah industri, ini lebih mirip “pusat likuiditas 24/7”—karena merupakan satu-satunya pasar yang sudah terbuka saat peristiwa geopolitik terjadi, Bitcoin mampu mulai menilai dampak perang sebelum pasar lain merespons.

Analisis Teknikal: Akankah Rentang Kompresi Bisa Ditembus?

Dari grafik terlihat bahwa Bitcoin sedang membentuk pola kompresi harga yang semakin ketat. Setiap rebound tertinggi selalu tertahan di kisaran $73.000-$74.000, sementara titik terendah setiap koreksi meningkat di atas $70.000. Situasi “tidak bisa naik, tidak bisa turun” ini akhirnya pasti akan memicu terobosan.

Para analis pasar menyebutkan bahwa langkah selanjutnya sangat bergantung pada dua faktor utama:

Kondisi untuk Breakout ke atas: Jika pengiriman kapal minyak di Selat Hormuz stabil kembali, atau konflik antara AS dan Iran mereda lebih jauh, Bitcoin berpotensi menembus resistance di $74.000 dan menantang level di atas $76.000. Ini akan memperkuat kesimpulan bahwa “pasar sudah memperhitungkan risiko perang”.

Risiko koreksi ke bawah: Jika berita perang terus meningkat, dan pengiriman di Selat Hormuz terganggu lebih parah, support di atas $70.000 bisa ditembus, dan harga berpotensi kembali ke kisaran $60.000 dalam jangka menengah.

Pembaruan Latar Belakang Makro: Pernyataan Trump dan Risiko Iran

Berita perang terbaru datang dari pernyataan Trump hari Jumat. Ia menyatakan bahwa ia menghentikan serangan terhadap fasilitas minyak Iran dengan alasan “pertimbangan kemanusiaan”, namun memperingatkan bahwa jika Iran terus memblokir Selat Hormuz, ia akan “segera mempertimbangkan kembali” keputusan tersebut.

Respons Iran lebih keras lagi: setiap serangan terhadap infrastruktur energi akan memicu serangan balasan terhadap fasilitas AS. “Kebuntuan bersyarat” ini menimbulkan ketidakpastian baru di pasar energi global. IEA menyebut konflik ini sebagai gangguan pasokan terbesar dalam sejarah, dan jika semakin memburuk, harga minyak bisa terus melonjak, meningkatkan ekspektasi inflasi global.

Implikasi dan Prospek Pasar

Dari performa dua minggu ini, peran Bitcoin sedang mengalami redefinisi. Ia bukan lagi sekadar “aset lindung nilai” (setiap penurunan besar selalu disertai berita), maupun “aset risiko” murni (rebound-nya lebih cepat dari semua aset utama). Kini, Bitcoin telah berevolusi menjadi “penetap harga informasi”—yang mampu merespons secara real-time terhadap guncangan geopolitik selama 24 jam nonstop.

Indikator utama yang perlu diperhatikan:

  • Jika minggu ini BTC mampu menembus resistance di $74.000, target berikutnya adalah $76.000
  • Jika pernyataan Trump meredakan ketegangan dan berita perang mereda, Bitcoin bisa lebih dulu naik dibanding pasar lain
  • Jika konflik semakin memburuk dan support di $70.000 gagal bertahan, ini akan menjadi sinyal peringatan utama

Saat ini, performa pasar kripto secara keseluruhan juga mengikuti langkah Bitcoin. Ethereum, Solana, dan Dogecoin masing-masing naik sekitar 5%, sementara saham perusahaan pertambangan kripto naik sekitar 1,2% mengikuti indeks Nasdaq.

Secara keseluruhan, krisis berita perang ini sedang mengubah persepsi pasar terhadap esensi Bitcoin—dari yang semula dianggap sebagai “taruhan anti-sistem” menjadi “penguji tekanan” di pasar keuangan modern, yang menunjukkan ketahanan dan efisiensi penetapan harga yang unik di setiap guncangan global.

BTC3,62%
ETH5,15%
DOGE5,07%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan