Korelasi Antara Bitcoin dan Saham Amerika: Dampak Keruntuhan Sektor Perangkat Lunak terhadap Kripto

Kebijakan penurunan terakhir Bitcoin terkait erat dengan melemahnya perusahaan perangkat lunak di pasar saham Amerika. Pasar kripto, selama beberapa minggu terakhir, terus menunjukkan korelasi yang ketat dengan pasar saham secara umum, dipengaruhi oleh sinyal negatif dari data makroekonomi.

Penurunan Bitcoin Meningkat Seiring Lemahnya Saham Perangkat Lunak

Dalam pergerakan pasar terbaru, bitcoin turun di bawah batas 67.000 dolar dan tetap di bawah kisaran 68.000-70.000 dolar sepanjang akhir pekan, melakukan konsolidasi. Lemahnya ini sejalan dengan kejatuhan sektor perangkat lunak di pasar saham Amerika. iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV) turun 3% dan kehilangan 32% dari puncaknya di bulan Oktober. Perusahaan perangkat lunak menghadapi tekanan dari kekhawatiran terhadap ancaman penggunaan kecerdasan buatan terhadap model bisnis mereka.

Dilihat dari persepsi pasar, bitcoin sering dianggap sebagai aset teknologi yang setara dengan sektor perangkat lunak. Oleh karena itu, risiko yang dibawa oleh penerapan kecerdasan buatan dalam industri perangkat lunak juga menimbulkan kekhawatiran serupa di pasar kripto. Secara lebih luas, indeks S&P 500 turun 0,6%, dan Nasdaq turun 0,8%.

Pengaruh Faktor Makroekonomi terhadap Pasar Kripto

Analis kripto Paul Howard dari perusahaan perdagangan Wincent menekankan bahwa bitcoin dan aset digital sangat sensitif terhadap perkembangan makroekonomi. Howard menyatakan, “Dalam 12 bulan terakhir, berita makroekonomi secara langsung terkait dengan profil risiko pasar kripto. Ekspektasi saat ini yang menunjukkan data makro yang lemah mendorong perilaku menghindari risiko dalam perdagangan.”

Koreksi pada reli logam mulia juga mendukung kondisi saat ini. Emas mendekati 4.860 dolar per ons dan turun 3%, sementara perak turun 6% dan berada di level 40% di bawah puncaknya pada akhir Januari. Perkembangan ini menunjukkan bahwa hubungan antara saham Amerika dan pasar kripto tidak hanya sektoral, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku menghindari risiko makroekonomi.

Pergerakan Sinkron di Saham Terkait Kripto

Pemilik terbesar bitcoin secara institusional, Strategy (MSTR), mengurangi sebagian kenaikan tajam hari Jumat dan mengalami penurunan 5%. Pergerakan negatif serupa juga terlihat pada Circle (CRCL), penerbit stablecoin USDC. Perusahaan yang mengelola penambangan bitcoin dan operasi pusat data seperti Riot Platforms (RIOT), MARA, CleanSpark (CLSK), Cipher Mining (CIFR), dan TeraWulf (WULF) mengalami kerugian sekitar 4-5%.

Penurunan ini menunjukkan bagaimana segmen saham Amerika yang terkait langsung dengan kripto beroperasi sinkron dengan pergerakan pasar secara umum. Perusahaan penambangan dan perusahaan perdagangan yang berfokus pada kripto sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi.

Mencari Narasi Baru dan Harapan Konsolidasi

Howard menyatakan bahwa pasar kripto saat ini membutuhkan narasi baru yang cukup kuat untuk menarik modal kembali dari saham kecerdasan buatan dan pasar komoditas. “Bitcoin dan ekosistem aset digital yang lebih luas perlu melakukan upaya besar untuk menempatkan diri kembali sebagai kelas aset yang menarik. Harga yang relatif rendah saja tidak cukup untuk menarik perhatian,” katanya.

Keputusan pengadilan tinggi AS yang diharapkan akan diumumkan akhir pekan ini mengenai tarif bea cukai menjadi katalis pasar jangka pendek yang lebih besar daripada data ekonomi rutin. Perkembangan geopolitik, seperti pernyataan Presiden Donald Trump tentang infrastruktur energi Iran, terus menciptakan volatilitas harga bitcoin.

Ether, Solana, dan Saham Penambangan Pulih

Dalam pergerakan terakhir, altcoin seperti Ether, Solana, dan Dogecoin naik sekitar 5%. Saham penambangan terkait kripto juga menunjukkan kenaikan yang sejalan dengan pasar saham secara umum. Di tengah kenaikan sekitar 1,2% pada S&P 500 dan Nasdaq, bitcoin dan aset terkait mulai pulih.

Data terbaru menunjukkan bahwa bitcoin saat ini berada di level 70.71K dolar dan mengalami kenaikan 3,53% dalam 24 jam.

Penentu Pergerakan Selanjutnya: Harga Minyak dan Geopolitik

Menurut para analis, langkah selanjutnya dari bitcoin akan sangat bergantung pada stabilitas harga minyak dan situasi pengiriman laut melalui Selat Hormuz. Skenario positif dapat mendorong pengujian kembali di kisaran 74.000-76.000 dolar. Sebaliknya, kondisi negatif dapat menarik harga kembali ke level menengah sekitar 60.000 dolar.

Korelasi dekat antara bitcoin dan saham Amerika ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat terkait dengan pasar keuangan tradisional dan sangat peka terhadap kondisi makroekonomi.

BTC2,55%
SOL4,42%
DOGE2,86%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan