Powell Akan Bicara: Bitcoin di Titik Kritis Menunggu Sinyal The Fed

Dengan pertemuan Federal Reserve dijadwalkan pada hari Rabu, pasar mata uang kripto berada dalam situasi yang penuh ketegangan. Keputusan yang akan diambil Powell dan para pembuat kebijakan mengenai pandangan inflasi bisa menjadi pemicu utama bagi pergerakan Bitcoin dan aset berisiko lainnya dalam waktu dekat. Sementara itu, Bitcoin sedang mengalami konsolidasi di level yang sensitif, dan gerak pasar berikutnya akan sangat bergantung pada sinyal dari Washington.

Harga Bitcoin Tertekan Jelang Keputusan Suku Bunga Rabu

Bitcoin telah jatuh kembali ke area $74.000 setelah sempat melonjak ke $76.000 pada akhir pekan lalu. Dengan harga saat ini berada di $70.940 (mengalami kenaikan 4,46% dalam 24 jam terakhir), momentum bullish yang terbentuk sebelumnya tampak mengalami keraguan. Pasar indeks utama menunjukkan sinyal yang beragam: Nasdaq ditutup dengan kenaikan 0,5% dan S&P 500 naik 0,25%, mencerminkan kepedulian investor terhadap hasil rapat Federal Reserve yang akan datang.

Di sektor kripto, kinerja lebih beragam dengan beberapa nama menonjol. Circle, penerbit stablecoin terkemuka (CRCL), mencatat kenaikan 5%, sementara penambang Bitcoin Bitdeer (BTDR) meloncat 12%. Altcoin seperti Ether, Solana, dan Dogecoin juga mengalami kenaikan sekitar 5%, menunjukkan bahwa selera risiko masih ada di pasar meskipun sedikit ragu-ragu.

Narasi Powell tentang Inflasi Akan Menentukan Arah Pasar Kripto

Tidak ada yang mengantisipasi The Fed akan mengubah suku bunga acuan mereka dari level 3,50%-3,75% pada pertemuan Rabu ini. Namun, fokus pasar telah bergeser ke hal yang jauh lebih penting: bagaimana Powell dan para gubernur akan memandang prospek inflasi di masa depan, terutama mengingat lonjakan harga minyak yang terjadi akibat ketegangan di Iran.

Menurut analis dari Bitfinex, pertanyaan kunci yang harus dijawab adalah apakah The Fed masih memberikan sinyal tentang kemungkinan pemotongan suku bunga pada 2026, atau sebaliknya bergeser ke postur yang lebih ketat tanpa pelonggaran moneter lebih lanjut. Persepsi Powell tentang kenaikan harga minyak menjadi sangat penting di sini. Jika dianggap sebagai kejutan sementara yang tidak akan memicu inflasi sistemik, hal ini akan mendukung sentimen pasar. Sebaliknya, jika Powell mengambil pandangan yang lebih khawatir tentang stagflasi, The Fed mungkin akan mempertahankan fleksibilitas yang lebih terbatas, yang merugikan aset-aset berisiko seperti Bitcoin dan saham teknologi.

Data PPI Tinggi dan Postur Hawkish: Skenario Terburuk untuk Aset Berisiko

Selain pernyataan Powell, Indeks Harga Produsen (PPI) bulan Februari juga akan dirilis pada Rabu. Meskipun biasanya memiliki dampak lebih rendah dibandingkan Consumer Price Index (CPI), perhatian terhadap PPI akan meningkat mengingat jadwalnya yang bersamaan dengan rapat The Fed.

Tim analis Bitfinex memperingatkan bahwa “kombinasi PPI tinggi diikuti FOMC yang hawkish akan menjadi skenario paling merugikan bagi ekuitas dan aset berisiko.” Jika terjadi, dolar akan menguat dan membeban aset-aset spekulatif termasuk Bitcoin. Kondisi ini akan mengarahkan pasar ke ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Data dari K33 menunjukkan perubahan signifikan dalam proyeksi pasar. Probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap hingga pertemuan Juli telah meningkat drastis menjadi lebih dari 60%, naik dari hanya 22% pada bulan lalu. Sementara itu, potensi pemotongan suku bunga kini ditargetkan ke akhir 2026, jauh lebih jauh dibanding ekspektasi sebelumnya.

Peluang Rali Bitcoin: Ketika Powell Anggap Kenaikan Minyak Bersifat Temporer

Di sisi lain, terdapat skenario positif yang dapat mendorong Bitcoin lebih tinggi. Jika Powell menyatakan bahwa The Fed melihat kenaikan harga minyak sebagai gangguan sementara yang tidak akan mengubah jalur kebijakan moneter secara fundamental, ini bisa memberikan batu loncatan untuk rali kripto berlanjut.

Sinyal seperti itu sebelumnya telah membantu Bitcoin bangkit di atas $70.000 ketika Presiden Trump mengumumkan jeda lima hari untuk serangan terhadap infrastruktur energi Iran. Pada saat itu, saham-saham pertambangan kripto juga menguat beriringan dengan rally lebih luas di pasar ekuitas, dengan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing mencatat kenaikan sekitar 1,2%.

Proyeksi Analis: Batasan Harga $74.000-$76.000 dan Risiko Turun ke $60.000

Untuk saat ini, analis Bitfinex memperkirakan bahwa Bitcoin akan tetap terkonsolidasi dalam kisaran $74.000 hingga $76.000 sampai sinyal yang lebih jelas dari Powell dan data ekonomi tiba. Wilayah ini berfungsi sebagai pembatas sementara bagi pergerakan harga.

Skenario bawah juga perlu diwaspadai. Jika kenaikan harga minyak berlanjut dan perjalanan melalui Selat Hormuz mengalami gangguan, risiko akan meningkat. Dalam situasi tersebut, Bitcoin bisa terperangah kembali ke kisaran pertengahan $60.000an, menandakan pembalikan tren bullish yang telah berjalan beberapa minggu terakhir.

Intinya, pertemuan The Fed di Rabu ini menjadi momen pivot bagi pasar kripto. Setiap kata yang diucapkan Powell akan dianalisis secara mendetail untuk memahami langkah The Fed selanjutnya. Untuk Bitcoin dan investor kripto lainnya, ini adalah periode penuh ketegangan sebelum berkembangnya fase berikutnya.

BTC1,99%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan