Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kebijakan Lisensi Kripto Longgar OCC Mengganggu Industri Perbankan AS
Baru-baru ini, keputusan OCC (Kantor Pengawasan Mata Uang Amerika Serikat) dalam melonggarkan regulasi pemberian izin bank kepada perusahaan mata uang kripto telah menimbulkan ketegangan yang cukup besar di kalangan keuangan. Asosiasi Kebijakan Perbankan (BPI), yang terdiri dari 40 bank terbesar di Amerika Serikat, saat ini sedang menyiapkan langkah hukum untuk menantang perubahan tersebut. Mereka berpendapat bahwa OCC sedang memungkinkan perusahaan teknologi dan mata uang kripto mengakses sistem perbankan nasional dengan lebih mudah, yang berpotensi menimbulkan risiko besar.
Bank-bank terkemuka dunia menentang OCC dan regulasi baru
Raksasa keuangan seperti JP Morgan, Goldman Sachs, dan Citigroup – semuanya adalah anggota BPI – khawatir bahwa perubahan kebijakan OCC akan merusak struktur pengawasan yang ada saat ini. Menurut mereka, mengizinkan perusahaan mata uang kripto menyediakan layanan perbankan tanpa harus tunduk pada pengawasan ketat seperti lembaga keuangan tradisional akan menciptakan ketidaksetaraan yang berbahaya. Hal ini, menurut para pemimpin bank, dapat mengaburkan batas hukum antara “bank” yang sebenarnya dan platform mata uang kripto.
Perusahaan mata uang kripto mendapatkan “lampu hijau” dari OCC
Circle dan Ripple adalah dua dari sejumlah perusahaan mata uang kripto yang telah mengajukan permohonan izin bank nasional. Selain itu, World Liberty Financial – sebuah perusahaan mata uang kripto yang dikelola oleh keluarga Trump – juga mencari peluang dari pelonggaran kebijakan OCC ini. Perubahan ini menunjukkan ambisi industri mata uang kripto untuk mendapatkan legalisasi dan integrasi ke dalam sistem keuangan yang resmi.
Kekhawatiran umum tentang stabilitas keuangan dan risiko sistemik
Selain BPI, organisasi lain juga menyuarakan penolakan. Asosiasi Pengawas Bank Negara Bagian Amerika Serikat (CSBS) dan Asosiasi Bank Komunitas Independen (ICBA) berpendapat bahwa kebijakan ini dapat melemahkan persaingan sehat dan merusak stabilitas seluruh sistem keuangan. Perdebatan ini mencerminkan ketidaksepakatan mendalam antara pengawas bank tradisional dan pendukung modernisasi regulasi OCC.