Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Siklus Pembiayaan ATM: Strategi Mengubah Perbendaharaan Bitcoin Menjadi Mesin Dilusi Ekuitas
Pengumuman ATM Mengubah Pembelian BTC Menjadi Siklus “Mesin Tak Terbatas”
Strategy mengumumkan penerbitan ATM (At-the-Market) sebesar 21 miliar dolar AS untuk masing-masing $STRC dan $MSTR. Ini bukan sekadar pendanaan biasa, melainkan sebuah peningkatan model: memperlakukan Bitcoin sebagai aset jaminan yang dapat mendukung “penambahan pasokan permanen”. Ketika BTC berada di bawah 70.000 dolar AS, perusahaan mengeluarkan pesan, seolah-olah mengubah pengelolaan cadangan dari “keyakinan berat” menjadi sebuah roda otomatis: jual saham, beli koin, berulang terus-menerus.
Opini langsung terbelah. Pendukung terus mengangkat cerita “HODL selamanya” dan “tidak pernah menjual”, tetapi sebenarnya: ini bukan murni keyakinan, melainkan sebuah struktur yang hanya bisa berfungsi saat suasana hati cukup optimis dan mampu terus-menerus mengencerkan kepemilikan saham. K33 menunjukkan bahwa mekanisme pengembalian STRC memiliki risiko—ketika saham preferen jatuh di bawah nilai nominal 100 dolar, aliran dana akan berhenti, dan “penghasilan stabil” berubah menjadi penguat volatilitas.
Dari data on-chain, MVRV BTC adalah 1.248, dalam kisaran wajar; biaya dana 0.0000%, tanpa tekanan short squeeze. Tetapi secara buku, Strategy memiliki kerugian unrealized sekitar 4,6 miliar dolar AS. Masalah utama di sini adalah: semakin turun, semakin banyak membeli itu terbatas, dan kondisi makro saat ini tidak mendukung.
Tidak mengherankan jika opini terbelah. Bulls melihat ini sebagai “titik akhir logika perusahaan dalam menggunakan BTC”, sementara skeptik memperhatikan mNAV 0.93—premi yang mendukung MSTR sedang menghilang. Narasi seperti “Saylor adalah penyelamat Bitcoin” bisa diabaikan; pesan akhir pekan “Orange March Continues” tidak membawa arus dana nyata. Penggerak utama sebenarnya? Mekanisme ATM memungkinkan mereka membeli BTC senilai 76,6 juta dolar AS minggu lalu.
Kerugian buku sebesar 4,6 Miliar Dolar Mengubah Kerangka Diskusi tentang “Dilusi”
Makna yang lebih besar adalah: ATM mengubah cadangan BTC perusahaan dari “taruhan berisiko tinggi” menjadi “proses mekanis”. Tetapi harga saham MSTR turun 70% dari puncaknya tahun 2025, dilusi adalah beban implisit pemegang saham.
Data dari The Block menyoroti peran STRC dalam pembelian akhir-akhir ini (membeli 43.346 BTC pada Maret, dengan biaya 3,05 miliar dolar AS). Sementara itu, pasar prediksi Myriad memperkirakan probabilitas Strategy “menjual BTC” turun ke 18%—bahkan para bulls utama melakukan lindung nilai. Dalam media sosial, BTC menempati posisi kedua, tetapi latar belakangnya penting: NUPL adalah 0,1988 (“fase harapan”), jika rotasi yang didorong ATM terjadi, masih ada ruang untuk kenaikan. Namun, posisi NVT 41,0 lebih seperti memberi sinyal bahwa volatilitas lebih diutamakan daripada euforia.
Tabel ini merangkum berbagai interpretasi dari kelompok berbeda terhadap sinyal yang sama. Keunggulan sebenarnya adalah mengabaikan noise emosional: ATM tidak menyelesaikan kerugian unrealized, dan jika BTC tidak kembali ke atas, justru akan memperbesar kerugian.
Intisari Kesimpulan: Membeli MSTR secara agresif sudah tidak menguntungkan lagi. Narasi dilusi sudah tercermin dalam harga. Pemegang jangka panjang lebih baik “jual tinggi, beli rendah” saat volatilitas, untuk meratakan biaya; trader bisa melakukan short terhadap premium atau lindung nilai terhadap rebound; dan mereka yang membangun infrastruktur cadangan harus belajar dari model Strategy—jangan jadikan emosi satu-satunya mesin penggerak.
Kesimpulan: Pembeli yang mengejar harga sudah terlambat; keuntungan nyata ada pada trader jangka pendek/hedge yang mahir dalam transaksi relatif dan arbitrase premium, serta pemegang jangka panjang yang mampu menanggung volatilitas. Dana bisa melakukan strategi berbasis peristiwa dan kompresi premium; para builder harus menghindari model yang bergantung pada emosi dan penerbitan baru.