Wintermute: Konflik geopolitis dapat memberikan tekanan berkepanjangan pada pasar cryptocurrency

Menurut laporan analisis pasar terbaru yang dirilis oleh Wintermute dan di-feature oleh ChainCatcher, ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah akan menjadi faktor kritis dalam beberapa minggu mendatang. Serangan dengan kode nama “Epic Fury” memicu sentimen risiko-tinggi secara besar-besaran di semua kelas aset, termasuk pasar cryptocurrency yang mengalami volatilitas besar.

Escalation militer dan kejutan pasar segera

Amerika Serikat dan Israel melakukan operasi militer terkoordinasi terhadap Iran minggu lalu, menargetkan fasilitas militer strategis. Operasi dimulai pada Minggu malam dan berlangsung selama tiga hari, mengganggu jalur maritim penting seperti Selat Hormuz dan menutup ruang udara di seluruh wilayah Teluk. Intensitas konflik meningkat, ketegangan tidak berkurang, menandakan ketidakstabilan geopolitik jangka panjang yang lebih besar.

Aset risiko global menghadapi tekanan tak tertandingi

Gelombang kejutan menyebar cepat ke semua pasar utama. Harga minyak mentah naik 9%, melewati $80 per barel, sementara analis pasar menyesuaikan perkiraan mereka untuk Brent crude menuju angka $100. Logam mulia juga ikut rally—harga emas mencapai $5.400, dengan perkiraan kenaikan sekitar $1 triliun dalam beberapa jam saja.

Di pasar saham, sentimen risiko-tinggi semakin jelas. Pasar saham dibuka jauh lebih rendah, indeks Dow Jones turun lebih dari 500 poin, dan indeks VIX mencapai level tertinggi sejak 2026. Revaluasi tajam ini mencerminkan kekhawatiran kolektif investor tentang inflasi dan keamanan energi.

Pasar cryptocurrency: Penilaian ulang modal institusional

Di ruang cryptocurrency, dinamika lebih kompleks. Sementara Bitcoin dan aset digital lain mencatat arus masuk bersih sekitar $1 miliar dari produk ETF minggu lalu, ini belum cukup untuk membalik tren keluar yang lebih luas. Sejak awal tahun, arus keluar bersih mencapai sekitar $4,5 miliar, menunjukkan sikap hati-hati dari investor institusional.

Indikator volatilitas on-chain DVOL melonjak drastis dari level normal 30-40 menuju sekitar 55, menandakan ketidakpastian yang tinggi. Pasar opsi memperhitungkan volatilitas harian sebesar 2,5-3%, jauh lebih tinggi dari kondisi pasar normal.

Aktivitas perdagangan di meja OTC institusional tetap rendah, menunjukkan banyak pemain institusional mengadopsi sikap tunggu dan lihat. Ini bisa menunjukkan keyakinan bahwa titik masuk yang lebih baik mungkin akan datang di masa depan saat situasi geopolitik mereda.

Implikasi jangka panjang: Mengapa konflik yang berkelanjutan bisa mengubah dinamika pasar

Jika konflik berlanjut dan harga energi tetap tinggi, salah satu skenario kritis adalah inflasi yang terus-menerus. Analisis Wintermute menyoroti bahwa ketegangan geopolitik yang berkepanjangan dapat menunda pemotongan suku bunga Federal Reserve yang awalnya diperkirakan pasar.

Dalam konteks ini, cryptocurrency akan tetap terpapar terhadap hambatan makro yang lebih luas. Periode panjang suku bunga tinggi dan kekhawatiran inflasi bisa menjadi tantangan bagi aset risiko seperti ini, yang secara historis berkinerja lebih baik dalam lingkungan suku bunga rendah. Keragu-raguan institusional mungkin akan bertahan beberapa minggu atau bulan sambil menunggu kejelasan tentang hasil geopolitik dan jalur kebijakan Federal Reserve.

Pesan utama untuk pasar crypto: volatilitas yang berkelanjutan dan kehati-hatian institusional adalah hambatan jangka pendek, tetapi permintaan dasar terhadap cryptocurrency tetap relevan untuk pertimbangan portofolio jangka panjang.

BTC3,87%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan