Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ben Pasternak Klaim Token Dispute - Tuduhan Kesepakatan Batal
Memecoin Launchpad Believe pendiri Ben Pasternak menjadi pusat kontroversi serius. CEO perusahaan data AI, Cled, AV Pestle, mengklaim bahwa Pasternak melanggar kesepakatan dengan menjual token perusahaan ke pasar tanpa izin. Kasus ini menunjukkan ketegangan lain dalam komunitas kripto.
Tuduhan serius terhadap pendiri Believe
Menurut laporan Crypto News, Ben Pasternak menghadapi tuduhan terkait penjualan token. Dipimpin oleh Pestle, Cled menyatakan bahwa Pasternak telah mentransfer sebagian besar token ke pihak ketiga. Yang paling penting, keputusan untuk membawa penjualan ini ke pasar terbuka tidak pernah diambil, yang bertentangan dengan aturan yang disepakati kedua belah pihak sebelumnya.
Menurut Pestle, Ben Pasternak memberikan informasi yang menyesatkan tentang waktu dan harga penjualan. Akibatnya, Cled harus membeli kembali token tersebut beberapa kali untuk menjaga stabilitas pasar, yang menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan.
Pelanggaran kesepakatan dan gangguan pasar
Dalam kesepakatan awal, kedua pihak sepakat bahwa jika diperlukan likuiditas, mereka akan menggunakan transaksi OTC (over-the-counter) atau membakar token. Namun, pada akhir September, saat Cled meluncurkan aplikasi mobile baru, Pasternak langsung mentransfer sebagian besar kepemilikannya melalui saluran OTC.
Penjelasan Pasternak adalah bahwa penjualan ini dilakukan “karena alasan perpajakan”. Tetapi Pestle menganggap penjelasan ini tidak jelas dan identitas pihak ketiga belum diungkap ke publik.
Penurunan besar dalam kepemilikan
Tim Cled berusaha mengendalikan situasi. Melalui transaksi OTC, kepemilikan Pasternak dikurangi dari 6% menjadi hanya 1,7%. Langkah ini penting untuk mengurangi pengaruh pemilik besar.
Namun, tidak lama kemudian, Pasternak mulai menjual token lagi, dan masalah muncul kembali. Pestle menyebut perilaku ini tidak dapat diterima dan menyatakan bahwa hubungan bisnis dengan Pasternak di masa depan tidak memungkinkan.
Keheningan Pasternak
Yang paling mencolok adalah bahwa Pasternak belum memberikan tanggapan publik terhadap tuduhan serius ini. Sejak minggu ketiga Oktober, dia tidak aktif di platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Kehenangannya ini memperburuk kontroversi dan meningkatkan spekulasi di komunitas.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap kesepakatan di dunia kripto. Kontroversi Pasternak menjadi pelajaran penting bagi investor tentang pentingnya mengawasi aktivitas pemilik besar.