Modi Meninjau Risiko Energi Saat Iran Mendorong India Untuk Menengahi Konflik

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- Crypto Breaking) Gangguan Selat Menimbulkan Masalah Pasokan

Selat Hormuz mengelola sebagian besar ekspor minyak dunia dan penyumbatan jalur ini telah membebani ekonomi yang bergantung pada impor. Akibatnya, India berada dalam bahaya karena ketergantungannya pada aliran minyak mentah dan gas melalui jalur ini. Namun, pejabat memastikan tidak ada penundaan pengiriman bahan bakar, seperti dari Amerika Serikat dan Rusia.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mendorong India untuk mengambil posisi independen dan menerapkannya untuk berkontribusi dalam proses diplomasi serta meminimalkan ketegangan. Ia menyoroti peran India sebagai suara netral yang dapat berpengaruh dalam percakapan antara kedua negara. Selain itu, Teheran melihat sikap India saat ini dalam kelompok global sebagai jalan untuk mendorong de-eskalasi. Sebaliknya, Narendra Modi menegaskan kembali pentingnya stabilitas di kawasan dan keamanan infrastruktur kritis. Ia juga menekankan pentingnya menjaga jalur pelayaran internasional terbuka agar perdagangan tetap lancar. Selain itu, India mengakui kerjasama Iran dalam memastikan keselamatan warga India di kawasan tersebut.

Situasi di Selat semakin memburuk setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menutup Selat kecuali Iran membukanya dalam waktu tertentu. Iran merespons dengan kata-kata keras, yang bisa menunjukkan bahwa tindakan balasan akan diambil jika infrastruktur mereka diserang lebih jauh. Akibatnya, perdagangan meningkat dan kekhawatiran terhadap ketidakstabilan regional semakin meningkat. Harga minyak dunia melonjak karena ketegangan yang terjadi dan pasar merespons risiko pasokan yang terkait dengan Selat. Oleh karena itu, tagihan impor India bisa meningkat, yang akan menambah tekanan inflasi dan biaya bahan bakar di India. Analis menyatakan bahwa gangguan yang sebagian dapat diatasi akan menstabilkan harga dan kondisi pasokan akan membaik.

Langkah darurat sedang dipertimbangkan oleh pemerintah

Pejabat India sedang meninjau rencana kontinjensi untuk mengatasi gangguan pasokan dan menjaga pasokan bahan bakar yang cukup. Selain itu, otoritas mengevaluasi opsi sumber pasokan lain untuk meminimalkan ketergantungan pada satu jalur. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memberikan stabilitas di pasar domestik di tengah ketidakpastian eksternal.

** Peringatan risiko & afiliasi:** Aset kripto sangat fluktuatif dan modal berisiko. Artikel ini mungkin berisi tautan afiliasi.

MENAFN22032026008006017065ID1110892699

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan