Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
10 Metode Trading Bitcoin yang Bisa Langsung Dijalankan – Stabil Profit/Kontrol Rugi di Pasar Bearish
Setiap metode dilengkapi langkah eksekusi dan poin risk management, tinggal jalankan.
1. Short di Rebound (Untung dari Penurunan Sesuai Tren)
• Eksekusi: Di pasar bearish hanya short setelah rebound; tunggu BTC rebound dengan volume kecil ke resistance kunci (seperti moving average 50/200 hari, high sebelumnya), saat chart 4 jam menunjukkan bearish divergence/funding rate berubah negatif, baru masuk posisi
• Risk Management: Stop loss 1%–2% di atas resistance; posisi ≤5% dari total dana; hanya perpetual futures, hindari leverage tinggi
• Target: Setelah rebound berakhir, ambil segment penurunan utama, take profit di support level berikutnya
2. Grid Spot Rendah Beli Tinggi Jual (Untung Selisih Fluktuasi)
• Eksekusi: Tentukan range fluktuasi (misal 60k–75k), bagi menjadi 15–20 grid; turun satu grid beli satu portion, naik satu grid jual satu portion; order otomatis bersiklus
• Risk Management: Hanya spot; total dana ≤30%; set stop loss clear posisi di luar range; hanya gunakan saat pasar sideways jelas
• Keuntungan: Di pasar bearish volatile, return tahunan bisa 30%–60%
3. DCA + Lump Sum Saat Crash (Murahkan Rata-rata Biaya)
• Eksekusi: Tetap DCA setiap minggu/bulan; jika turun single hari >10%, amount DCA × (1+persen turun) (misal turun 15% maka investasi 1.15x lipat)
• Risk Management: Hanya gunakan dana idle; tanpa leverage; bottom position ≤40% total aset; sisakan 60% cash untuk ultra low-end
• Efek: Biaya di bear market bottom 15%–30% lebih murah dari rata-rata
4. Jual Call Option (Covered Call) Tambah Return
• Eksekusi: Pegang spot BTC, jual call option out-of-money (strike +10%, tenor 2–4 minggu); terima premium
• Risk Management: Jual, jangan beli; sesuai posisi spot; jangan naked sell; lakukan jika premium ≥1.5%/bulan
• Keuntungan: Bear market tambah return tahunan 15%–25%, premium dari jual call offset rugi saat turun
5. Capitulation Bottom (Untung Rebound dari Ekstrim)
• Eksekusi: Tunggu Fear & Greed Index <10, single day drop >20%, total liquidation >$1B, baru masuk long dengan 10% dana posisi kecil
• Risk Management: Stop loss 5% di bawah entry; ambil profit 5%–10% rebound langsung keluar; jangan berpegang lama
• Poin penting: Hanya spot/low leverage; hanya ambil rebound overbought, jangan bet reversal
6. Hedge Posisi dengan Kontrak (Proteksi Spot)
• Eksekusi: Pegang spot, buka small short position dengan 10%–15% dana (0.5–1x leverage); saat crash, keuntungan short offset rugi spot
• Risk Management: Short ≤20% dari spot position; close short saat rebound ke resistance; jangan naked short
• Efek: Drawdown di bear market berkurang 40%–60%
7. Cross-Exchange Arbitrage (Untung Selisih Harga Tanpa Risiko)
• Eksekusi: Monitor selisih harga BTC di exchange utama; beli di exchange A, jual di exchange B; lakukan saat selisih ≥0.5% setelah biaya transaksi
• Risk Management: Hanya spot; transfer cepat; jangan overnight; coba dengan dana kecil dulu
• Keuntungan: Bear market return stabil tahunan 8%–15%, hampir tanpa risiko
8. Staking Spot (Passive Income Tanpa Berbuat)
• Eksekusi: Taruh BTC idle di platform staking terpercaya (seperti Binance Earn, OKX Earn); pilih flexible/7-hari, return 4%–8% tahunan
• Risk Management: Pilih platform tier-1; jangan lock terlalu lama; diversifikasi 2–3 platform; hindari staking DeFi berisiko tinggi
• Keuntungan: Saat bear market sideways, tetap dapat cash flow stabil
9. Flat Position + Trial Small Position (Jaga Amunisi)
• Eksekusi: Saat trend tidak jelas/tidak paham, tetap flat; gunakan hanya 5%–10% dana untuk micro position trial, jaga feel pasar
• Risk Management: Trial position wajib stop loss; stop trading setelah 3 loss berturut-turut; posisi flat juga strategi
• Keuntungan: Hindari 90% noise, bertahan di bear market sudah menang
10. Accumulate di Support Level Bertahap (Posisi untuk Bull Market Berikutnya)
• Eksekusi: Bagi menjadi 3–4 support level untuk akumulasi (misal 60k→50k→40k→30k); setiap level gunakan 15% dana; semakin turun semakin beli
• Risk Management: Tanpa leverage; jangan all-in; sisakan 20% cash jaga black swan ekstrem
• Target: Bottom bear market kumpulkan chips murah, bull market berikutnya 2-3x lipat
Prinsip Umum Bear Market (Wajib Baca)
• Hanya ikut tren, jangan bottom fishing atau top picking
• Risiko per trade ≤1%–2% dari total dana
• Leverage ≤2x, prioritaskan spot/low leverage
• Cash adalah raja, sisakan 50%+ cash tunggu big bottom
Ingat, mau untung duluan, pastikan dulu tidak rugi. Risk management adalah segalanya.