Peringatan Deutsche Bank: Apakah Sonic Inflation dan Siklus Stagflasi Tahun 1970-an Akan Terulang Kembali?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Hasil dari penelitian terbaru Direktur Riset Deutsche Bank, Jim Reid, menunjukkan bahwa pergerakan saat ini di pasar energi global membawa risiko inflasi sonic dan secara mencolok memiliki kesamaan dengan kondisi makroekonomi sebelum krisis minyak kedua pada tahun 1970-an. Temuan ini menimbulkan kemungkinan bahwa periode ekonomi yang lebih dari empat dekade lalu dapat terulang kembali saat ini.

Perbandingan Krisis Minyak Legendaris 1970-an dan Inflasi Sonic Saat Ini

Analisis Deutsche Bank mengungkapkan bahwa kedua gelombang ekonomi ini memiliki struktur waktu yang serupa. Baik gelombang kejutan minyak kedua di tahun 1970-an maupun tren inflasi sonic saat ini muncul sekitar 4-5 tahun setelah periode inflasi tinggi sebelumnya. Hal menarik lainnya adalah bahwa dalam kedua kasus, Iran menjadi pusat krisis ekonomi tersebut. Kesamaan ini mendorong tim riset Deutsche Bank untuk menilai secara lebih serius apakah siklus sejarah ini akan berulang.

Perbedaan Era: Mengapa Ekspektasi Inflasi Berbeda?

Namun demikian, ada perbedaan penting antara situasi saat ini dan akhir tahun 1970-an. Menurut laporan Deutsche Bank, pada masa itu bank sentral kehilangan kendali penuh atas ekspektasi inflasi jangka panjang, yang menyebabkan percepatan siklus harga-upah. Otoritas moneter harus menerapkan kebijakan moneter yang ketat. Saat ini, bahkan dalam lingkungan inflasi sonic, ekspektasi harga jangka panjang tetap sangat stabil. Stabilitas ini tetap terjaga setelah ledakan inflasi tinggi pada tahun 2022-2023, dan ini menjadi keuntungan bagi bank sentral.

Durasi Konflik sebagai Faktor Penentu

Faktor kunci yang ditekankan dalam laporan Deutsche Bank adalah durasi krisis energi yang akan mempengaruhi kemungkinan terjadinya skenario inflasi sonic. Jika konflik berlangsung lama, risiko tekanan inflasi kembali meningkat dan siklus sejarah berulang. Sebaliknya, krisis yang berlangsung singkat diperkirakan akan memungkinkan sistem tetap stabil. Analisis ini menunjukkan bahwa risiko inflasi sonic sangat bergantung tidak hanya pada kondisi energi saat ini, tetapi juga pada kecepatan dan intensitas perkembangan geopolitik.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan