Tiongkok Mengubah Strategi Chip AI, Harga Saham NVIDIA Mengalami Fluktuasi Campur Aduk

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Keputusan China untuk mengizinkan perusahaan-perusahaan AI utama seperti DeepSeek membeli chip H200 telah menimbulkan gelombang besar di pasar. Perubahan kebijakan ini meskipun mendukung saham NVIDIA dalam jangka pendek, tetap menyebabkan pergerakan harga yang tidak stabil karena berbagai faktor kompleks. Dalam konteks musim laporan keuangan sektor teknologi minggu ini, para investor terbagi pendapat mengenai makna jangka panjang dari perkembangan baru ini.

Kebijakan pasokan chip China membawa perubahan bagi DeepSeek

Pengumuman bahwa otoritas regulasi mengizinkan DeepSeek membeli chip H200 menandai perubahan besar dari kebijakan pembatasan ketat China sebelumnya. Sebelum keputusan ini, perusahaan-perusahaan seperti Alibaba, Bytedance, dan Tencent juga memperoleh izin serupa untuk membeli chip, menunjukkan arah investasi industri AI domestik yang semakin jelas di China.

Menurut laporan Reuters, beberapa perusahaan China ini mendapatkan hak untuk membeli hingga 400.000 chip dari NVIDIA, dengan harga sekitar 27.000 dolar per chip, sehingga total transaksi diperkirakan melebihi 10 miliar dolar. Belum ada pengumuman resmi berapa banyak chip yang akan dibeli DeepSeek secara spesifik, tetapi diperkirakan bisa mencapai beberapa ribu unit.

Latar belakang kebijakan ini adalah strategi China untuk mengembangkan industri semikonduktor dalam negeri. Namun, sekaligus, perusahaan-perusahaan seperti Huawei, MetaX, dan Moores Thread juga mendapatkan dukungan pengembangan, sehingga pasar tidak dibuka sepenuhnya, melainkan melalui sistem dukungan selektif. China tetap menunjukkan niat untuk membatasi pasokan chip NVIDIA secara strategis, dan izin ini dapat dilihat sebagai bagian dari penyesuaian dalam kerangka besar tersebut.

Data menunjukkan bahwa pesanan dari perusahaan China diperkirakan melebihi 2 juta unit, jauh melampaui stok saat ini yang sekitar 700.000 unit.

Pengumuman laporan keuangan pelanggan besar mengguncang pasar NVIDIA

Sementara harga saham NVIDIA bergerak di sekitar 193 dolar, pengumuman laporan keuangan dari pelanggan utama sangat mempengaruhi pasar. Microsoft, pelanggan terbesar, turun 12% pada hari Kamis, mencatat penurunan terbesar dalam lima tahun terakhir. Kekhawatiran utama yang disampaikan adalah perlambatan pertumbuhan bisnis cloud computing mereka di kuartal kedua, meskipun pengeluaran modal mencapai rekor 37,5 miliar dolar.

Sebagian besar pengeluaran ini digunakan untuk membeli GPU bagi operasi data center, termasuk dari NVIDIA. Namun, perlambatan pertumbuhan bisnis cloud bisa menjadi sinyal pengurangan pengeluaran modal di masa depan, yang berpotensi menjadi kekhawatiran jangka panjang bagi NVIDIA. Di sisi lain, Microsoft juga melaporkan kemajuan dalam pengembangan chip ASIC internal mereka.

Sebaliknya, Meta Platforms melaporkan hasil keuangan yang kuat dan sahamnya melonjak lebih dari 10%. Kinerja ini mencerminkan kepercayaan terhadap investasi AI mereka dan menunjukkan kemajuan yang lancar dalam bisnis AI generatif.

Sementara itu, Amazon mengumumkan pengurangan besar-besaran tenaga kerja menjelang laporan keuangan minggu ini, yang menunjukkan perlambatan di bisnis AWS mereka. Perusahaan lain yang menarik perhatian industri, OpenAI, menunjukkan kinerja yang kuat dan sedang menggalang dana dari beberapa investor besar. Microsoft dan Together berencana menginvestasikan 60 miliar dolar ke perusahaan tersebut, sementara SoftBank juga mengamankan dana sebesar yang sama dan diperkirakan akan mengumpulkan lebih dari 50 miliar dolar dari investor di Timur Tengah.

Faktor risiko dari analisis teknikal

Dari analisis grafik harian, terlihat bahwa harga saham NVIDIA selama beberapa bulan terakhir bergerak dalam kisaran sempit. Level sekitar 192 dolar pada hari Jumat menunjukkan bahwa kenaikan dari terendah tahun ini di 177 dolar terbatas. Harga ini hanya sedikit di atas 50-day EMA dan, menurut analisis Murrey Math Lines, telah menembus semua level Strong, Pivot, dan Reverse.

Ini menunjukkan potensi perubahan arah momentum, tetapi juga membentuk sinyal peringatan teknikal yang serius. Salah satunya adalah terbentuknya pola kepala dan bahu yang jelas, yang secara klasik dikenal sebagai indikator pembalikan tren turun.

Selain itu, indikator teknikal menunjukkan divergensi bearish. Percentage Price Oscillator (PPO) menunjukkan tren penurunan, sementara RSI juga bergerak ke bawah. Kombinasi sinyal ini sangat mengindikasikan risiko penurunan jangka pendek yang meningkat.

Skenario paling realistis adalah bahwa harga akan mengalami tekanan turun dalam waktu dekat, tetapi kemudian berbalik naik menjelang akhir tahun. Pola ini mirip dengan pergerakan harga beberapa perusahaan AI besar lainnya seperti ServiceNow dan Perplexity yang rebound setelah penurunan tajam. Meskipun kebijakan chip China berpotensi menjadi faktor positif jangka panjang, saat ini sulit menghindari fase koreksi jangka pendek.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan