Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
「解放と自由」Kesaksian Vitalik Buterin tentang Peran Sejati Ethereum dari Dominasi Digital
Vitalik Buterin belakangan ini menempatkan Ethereum sebagai bagian dari gerakan yang lebih besar. Konsep ini disebut “Teknologi Sanctuary” (Sanctuary Technology). Usulannya bukan sekadar tentang teknologi blockchain, melainkan menantang hubungan antara struktur kekuasaan dan kedaulatan digital dalam masyarakat modern.
Apa itu “Teknologi Sanctuary” - Ide Baru yang Dicanangkan Buterin
Vitalik Buterin menyebut sekumpulan alat sumber terbuka yang memungkinkan orang hidup, bekerja, berkomunikasi, dan berkolaborasi secara tahan terhadap tekanan dari luar sebagai “Teknologi Sanctuary”. Ini bukanlah gagasan untuk menguasai sesuatu, melainkan strategi untuk menciptakan tempat pelarian dari kekuasaan.
Di balik filosofi ini, ada kesadaran mendalam dari salah satu pendiri Ethereum. Yaitu, bahwa dalam bidang kebebasan, privasi, keamanan digital, dan organisasi komunitas sendiri, ekosistem Ethereum yang ada saat ini belum cukup berkontribusi. Ia mencari solusi praktis agar individu dan organisasi dapat bertindak tanpa rentan terhadap kekuasaan yang menindas.
Menurut Buterin, tujuan ini dijelaskan sebagai “De-Totalisasi”. Ini berarti mengurangi risiko bahwa pemenang dalam perjuangan kekuasaan global akan menguasai sepenuhnya yang kalah, sekaligus menurunkan kemungkinan kekalahan total bagi pihak yang kalah. Dengan kata lain, ini bertujuan mewujudkan dunia yang lebih pluralistik dan terdesentralisasi.
Batasan Ethereum dan Misi Aslinya - Tidak Cukup Hanya Fokus pada Keuangan
Vitalik Buterin juga menyebutkan bahwa Ethereum seharusnya fokus pada kebebasan finansial. Memang, kebebasan di bidang keuangan sangat penting. Namun, ia menegaskan bahwa itu saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah yang lebih luas seperti intervensi kekuasaan, pengawasan, dan perpecahan sosial.
Poin pentingnya adalah, hanya dengan satu blockchain seperti Ethereum tidak akan mampu mengubah dunia, bahkan usaha tersebut sendiri bisa menimbulkan kontradiksi. Sebab, satu sistem yang berusaha mengendalikan seluruh dunia sama dengan struktur kekuasaan terpusat yang dikhawatirkan Buterin. Sebaliknya, peran sejati Ethereum adalah menciptakan struktur digital yang berkelanjutan dan memungkinkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Langkah Selanjutnya Menuju Dekentralisasi - Koordinasi Seluruh Teknologi
Berbagai teknologi yang disebutkan Buterin sebagai contoh “Teknologi Sanctuary” meliputi jaringan satelit Starlink, model bahasa besar yang dijalankan secara lokal, aplikasi komunikasi yang fokus pada privasi seperti Signal, dan fitur verifikasi komunitas seperti Community Notes. Semuanya adalah teknologi yang menjauhkan kekuasaan dari kendali.
Poin utama dari pendiri Ethereum adalah, bahwa teknologi ini tidak akan berfungsi secara sendiri-sendiri. Yang dibutuhkan adalah kejelasan dan koordinasi di seluruh tumpukan teknologi, mulai dari dompet dan aplikasi, sistem operasi, hingga perangkat keras. Lebih penting lagi, fokus harus pada pengguna yang benar-benar membutuhkan teknologi sanctuary ini, dan bekerja sama dengan sekutu dari dalam maupun luar industri aset kripto.
Dengan kata lain, visi Buterin adalah bahwa teknologi yang saling melengkapi, termasuk Ethereum, hanya akan terwujud jika berfungsi secara sinergis. Ia menolak gagasan bahwa satu teknologi atau platform bisa menyelamatkan dunia, dan justru mendorong pendekatan yang lebih realistis dan pluralistik.