Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Operator Platform Pasar Gelap Taiwan Incognito Market Dihukum 30 Tahun Penjara
Menurut laporan Coindesk, sebuah kasus besar narkoba di darknet akhirnya mencapai titik akhir. Pria Taiwan berusia 24 tahun, Rui-Siang Lin, dihukum 30 tahun penjara oleh pengadilan federal AS karena mengoperasikan pasar narkoba darknet Incognito Market. Lin pernah menggunakan nama samaran “Pharaoh” untuk kegiatan ilegal di internet, dan pada Desember 2024 mengakui tuduhan konspirasi narkoba, pencucian uang, serta penjualan obat palsu.
Transaksi Narkoba senilai 1,05 Miliar Dolar Mengungkap Skala Kejahatan yang Besar
Data penyelidikan dari pihak berwenang sangat mengejutkan. Selama operasi Incognito Market dari Oktober 2020 hingga Maret 2024, platform ini memproses lebih dari 1,05 miliar dolar transaksi narkoba ilegal, dengan lebih dari 640.000 transaksi tercatat. Platform perdagangan darknet ini melayani pengguna di seluruh dunia, menarik ratusan ribu pembeli, dan membentuk rantai kejahatan yang besar.
Analisis Blockchain Berhasil, Teknologi Pelacakan Identitas Mencapai Terobosan
Pihak berwenang AS melalui berbagai metode penyelidikan akhirnya membongkar kasus ini. Petugas menggunakan teknologi analisis blockchain untuk melacak aliran dana, melakukan pembelian undercover untuk mengumpulkan bukti, dan mengikuti jejak melalui catatan pendaftaran domain. Data yang tampaknya rahasia ini akhirnya mengungkap identitas asli Lin—terdapat nama asli, nomor telepon, dan alamatnya dalam data pendaftaran domain. Kasus ini menunjukkan sisi ganda dari transparansi blockchain: di satu sisi melindungi privasi, di sisi lain memberi jalur pelacakan bagi penegak hukum.
Kasus Kematian dan Krisis Opioid, Harga Nyata dari Kejahatan
Jaksa Jay Clayton dalam sidang menyatakan bahwa tindakan kriminal Lin telah menyebabkan setidaknya satu kematian dan secara langsung memperburuk krisis opioid di Amerika Serikat. Lebih dari 470.000 pengguna narkoba dan keluarganya mengalami kerugian besar. Data ini tidak hanya mencerminkan bahaya aktivitas darknet Taiwan, tetapi juga menyoroti kenyataan serius dari masalah narkoba global.
Kasus ini menandai kemenangan lain bagi penegak hukum internasional dalam memerangi kejahatan darknet, dan menunjukkan bahwa seiring kemajuan teknologi analisis blockchain, ruang gerak pelaku kejahatan di darknet akan semakin menyempit.