Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di tengah krisis Timur Tengah mengguncang pasar Treasury Amerika Serikat
Perubahan penting sedang terjadi di pasar global. Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, para investor mulai menarik dana dari obligasi Treasury AS, yang menunjukkan kekhawatiran mendalam terhadap resesi ekonomi. Ini adalah perkembangan yang tidak terduga, karena secara tradisional, saat terjadi krisis seperti ini, obligasi pemerintah dianggap sebagai investasi yang aman.
Harga minyak meningkat, tetapi tidak ada tempat perlindungan yang aman
Dampak langsung dari konflik di Timur Tengah terlihat pada pasar minyak. Harga minyak terus naik, meningkatkan biaya energi global. Namun, kali ini, sikap investor berbeda. Menurut logika tradisional, dalam krisis geopolitik seperti ini, Treasury AS dianggap sebagai “tempat perlindungan yang aman” (Safe Haven). Tetapi dalam beberapa hari terakhir, hal ini tidak terjadi.
Menurut analisis dari kepala strategi suku bunga di Barclays, Anshul Pradhan dan Demi Hu, dampak utama dari krisis di Timur Tengah ini lebih cenderung untuk memperburuk inflasi dan memperdalam defisit anggaran daripada memperlambat ekonomi AS. Oleh karena itu, obligasi Treasury tidak lagi berfungsi sebagai tempat perlindungan yang aman.
Mengapa investor menjual Treasury: tekanan resesi dan inflasi
Ketika tekanan inflasi meningkat, bank sentral merasa terpaksa mempertahankan atau menaikkan suku bunga. Situasi ini membuat investor menjauh dari obligasi Treasury, karena mereka merasa bahwa meskipun ada kemungkinan resesi ekonomi, kebijakan suku bunga bisa berubah.
Laporan Barclays menyebutkan bahwa kondisi ini memaksa pasar untuk menilai kembali beberapa faktor—masa depan kebijakan suku bunga, premi risiko keuangan, dan risiko pasar secara keseluruhan. Semakin lemah data ekonomi, semakin penting konflik di Timur Tengah menjadi faktor penentu. Ketidakpastian ini menjadi kekhawatiran terbesar bagi para investor.
Lonjakan suku bunga yang cepat: dampak pada obligasi 2-tahun dan 10-tahun
Data dari Tradeweb menunjukkan seberapa cepat suku bunga berubah di pasar. Perubahan ini menandakan adanya arus keluar besar-besaran dari pasar obligasi:
Angka-angka ini menunjukkan bahwa investor tidak hanya ingin menghindari risiko jangka pendek, tetapi juga mengubah strategi mereka untuk jangka panjang.
Masa depan pasar global di tengah resesi ekonomi
Krisis di Timur Tengah dan kemungkinan resesi ekonomi—keduanya membentuk situasi pasar yang baru. Sekarang pertanyaannya adalah apakah ketidakstabilan ini bersifat sementara atau menandai awal perubahan jangka panjang. Para investor yang dulu menganggap obligasi Treasury sebagai investasi aman kini mulai mempertimbangkan kembali strategi mereka. Dalam kondisi baru ini, sinyal resesi dan ketegangan geopolitik akan memainkan peran penting.