Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Lagi-lagi Pernah Rugi! Di Tengah Konflik Amerika-Iran, Mengapa Pasar Saham Jepang dan Korea Menjadi "Korban" Terbesar?
Senin, pasar saham Asia-Pasifik seluruhnya turun, karena ancaman peningkatan aksi permusuhan oleh AS dan Iran, membuat investor khawatir tentang meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Pasar saham Jepang dan Korea kembali menjadi pusat penjualan besar-besaran.
Indeks KOSPI Korea Selatan dibuka turun 3,5%, dan sempat melebar hingga lebih dari 6%. Hingga saat berita ini ditulis, turun 4,71%, menjadi 5457,13 poin.
Bursa Korea memicu mekanisme penghentian sementara indeks KOSPI setelah kontrak berjangka KOSPI 200 turun 5%, dan perdagangan terhenti selama 5 menit.
Dalam saham-saham utama, harga SK Hynix turun lebih dari 5%; saham Samsung Electronics dan Hyundai Motor keduanya turun hampir 5%.
Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka turun 1,68%, dan sempat turun lebih dari 2600 poin selama perdagangan, hingga berita ini ditulis, turun 3,35%, menjadi 51582,23 poin.
Kontrak berjangka indeks pasar pertumbuhan Tokyo Stock Exchange 250 memicu mekanisme penghentian, dan perdagangan kontrak tersebut dilanjutkan kembali pada pukul 09:40 waktu setempat.
Pasar saham lain juga mengalami penurunan besar, hingga berita ini ditulis, indeks utama Australia S&P/ASX 200 turun hampir 1%; indeks Hang Seng turun lebih dari 3%.
Ketegangan AS-Iran Meningkat
Presiden AS Donald Trump pada Sabtu lalu mengancam, jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz secara penuh dalam 48 jam, ia akan “menghancurkan” rencana listrik Iran. Ultimatum ini mendapat tanggapan keras dari Iran.
Dilaporkan oleh CCTV News, pada 21 Maret waktu setempat, Trump menulis di platform media sosial “X” bahwa jika Iran tidak membuka Selat Hormuz secara penuh tanpa ancaman dalam 48 jam, AS akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik di Iran, termasuk yang terbesar.
Dini hari 22 Maret waktu setempat, militer Iran, Komando Pusat Hatham Anbia, memperingatkan bahwa jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran diserang, semua infrastruktur energi, sistem teknologi informasi, dan fasilitas desalinasi air laut di kawasan tersebut akan menjadi target serangan.
Selain itu, Ketua Majelis Islam Iran, Kaliyabaf, menyatakan di media sosial bahwa jika pembangkit listrik, fasilitas energi, dan fasilitas minyak Iran diserang, seluruh target serupa di kawasan akan dianggap sah dan akan dihancurkan secara irreversible, dan harga minyak akan tetap tinggi dalam jangka panjang.
Mengapa pasar saham Jepang dan Korea menjadi yang paling terdampak?
Dalam konflik AS-Iran ini, pasar saham Jepang dan Korea jelas menjadi korban te