Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Von der Leyen Mendorong Formalisasi Sistem Kerjasama Keamanan Uni Eropa, Mengidentifikasi Empat Mitra Strategis Utama
Uni Eropa sedang mendorong perubahan kebijakan yang penting. Ketua Komisi Uni Eropa, von der Leyen, baru-baru ini menyatakan bahwa Uni Eropa perlu meningkatkan tahap eksplorasi awal kerjasama keamanan yang ada menjadi kerangka formal dan terinstitusionalisasi. Pernyataan ini mencerminkan kebutuhan mendesak Uni Eropa untuk memperdalam kemitraan keamanan di tengah perubahan lingkungan geopolitik.
Dari langkah sementara ke kerangka resmi, perubahan penting dalam kebijakan keamanan Uni Eropa
Menurut penjelasan von der Leyen, kerjasama di bidang keamanan saat ini masih berada pada tahap sementara dan pilot, kurang perlindungan institusional jangka panjang. Ia berpendapat bahwa mekanisme kerjasama sementara ini harus diubah menjadi perjanjian resmi yang memiliki kekuatan hukum. Perubahan ini sangat penting — artinya Uni Eropa sedang memperkuat sistem pertahanan keamanannya untuk menghadapi situasi internasional yang semakin kompleks. Von der Leyen menegaskan bahwa kerjasama yang terinstitusionalisasi ini akan menjadi fondasi penting bagi stabilitas strategis Uni Eropa.
Inggris, Norwegia, Islandia, dan Kanada menjadi mitra inti pertama
Dalam menentukan mitra kerjasama, von der Leyen menetapkan prioritas yang jelas. Ia menyatakan bahwa Uni Eropa akan terlebih dahulu memajukan proses formalitas perjanjian keamanan dengan Inggris, Norwegia, Islandia, dan Kanada. Keempat negara ini dikategorikan sebagai “mitra terdekat,” sekaligus sebagai mitra utama dalam membangun arsitektur keamanan baru Uni Eropa. Penetapan daftar mitra ini tidak hanya mencerminkan pentingnya posisi geografis secara strategis, tetapi juga menunjukkan keselarasan nilai yang mendalam.