Bagaimana Michael Burry Memprediksi dan Menghasilkan Keuntungan pada Keruntuhan Pasar Hipotek Amerika

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sejarah Michael Berry adalah kisah tentang bagaimana satu orang mampu melihat apa yang dilewatkan oleh semua lembaga keuangan terbesar di dunia. Pada pertengahan 2000-an, saat Wall Street dipenuhi optimisme dan demam spekulasi, seorang dokter dan investor otodidak melakukan sesuatu yang revolusioner: memahami bahwa seluruh pasar sedang menuju bencana.

Orang yang melihat yang tidak terlihat oleh orang lain

Michael Berry mulai melakukan analisis mendalam terhadap pasar obligasi hipotek AS (CDO) pada tahun 2004-2005. Agen pemeringkat memberi obligasi ini penilaian yang sangat baik, bank membelinya milyaran, dan investor menanamkan uang tanpa banyak berpikir. Tetapi Berry membongkar struktur obligasi ini secara detail dan menemukan kebenaran tersembunyi: di balik instrumen keuangan yang tampak “tepercaya” tersembunyi kredit buruk yang diberikan kepada orang-orang yang tidak akan pernah mampu membayar kembali.

Sementara seluruh dunia keuangan memuji instrumen ini, Michael Berry menarik kesimpulan yang berlawanan dengan konsensus pasar.

Memulai perang melawan sistem: 2005-2006

Dengan analisisnya, Michael Berry mengambil langkah berani. Ia menghubungi bank investasi terbesar — Goldman Sachs, Deutsche Bank, dan lainnya — dan menciptakan derivatif keuangan yang tidak biasa bernama Credit Default Swap (CDS). Pada dasarnya, ini adalah taruhan besar melawan pasar hipotek. Atas nama hedge fund-nya, Scion Capital, Berry menginvestasikan lebih dari satu miliar dolar dalam posisi ini.

Tampak seperti gila. Investor di fund-nya memberi tekanan. Dua tahun berturut-turut portofolio kehilangan uang, sementara pasar terus tumbuh. Analis keuangan menertawakan Berry. Ia disebut aneh dan gagal.

Tahun 2008: saat kebenaran menjadi jelas

Namun kemudian datang tahun 2008. Pasar hipotek runtuh. Orang-orang secara massal gagal membayar kredit. CDO yang dulu dianggap “aman” kehilangan nilai dengan cepat. Sistem keuangan berguncang di tepi jurang. Dan saat itulah posisi Michael Berry mulai menghasilkan keuntungan yang tak terhitung.

Investasinya berubah menjadi keuntungan sebesar $1,3 miliar bagi investor fund-nya. Pribadinya, Michael Berry, mendapatkan sekitar $100 juta. Orang yang dulu dianggap gila, kini menjadi nabi.

Warisan: saat satu orang benar dan jutaan orang salah

Sejarah Michael Berry kemudian diadaptasi ke dalam film populer “The Big Short” dan menjadi salah satu contoh paling terkenal dari kontra-investasi dalam sejarah modern. Kisahnya membuktikan kebenaran sederhana: saat konsensus pasar salah, posisi melawan mayoritas bisa menjadi yang paling menguntungkan. Michael Berry menunjukkan bahwa diperlukan pemikiran kritis dan keberanian untuk melawan pendapat umum, bahkan jika semua orang menganggap Anda gila.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan