Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Visa Merilis Money Travels: Laporan Adopsi Pengiriman Uang Digital 2025 untuk Amerika Utara
San Francisco, CA, 16 Juni 2025 – Visa Inc. (NYSE: V) hari ini meluncurkan Laporan Adopsi Remitansi Digital 2025: Perjalanan Uang, menyoroti pengaruh yang semakin besar dari aplikasi remitansi digital di Amerika Utara, didorong oleh kenyamanan, keamanan, dan pengalaman yang ramah pengguna.
“Remitansi digital diterima secara luas di seluruh Amerika Utara karena kemudahan penggunaan, keandalan, dan peningkatan keamanan,” kata Ben Ellis, SVP dan Kepala Visa B2B Connect. “Seiring semakin umum penggunaan remitansi digital, transparansi dan kepuasan pelanggan akan menjadi hal yang penting untuk memenuhi harapan konsumen yang terus berkembang.”
Temuan Utama untuk Amerika Utara
Dominasi Aplikasi Digital:
Preferensi Aplikasi: Di AS, 69% responden yang disurvei lebih suka menggunakan aplikasi digital untuk mengirim remitansi, sementara 61% lebih suka menggunakannya untuk menerima. Di Kanada, preferensi ini juga kuat, dengan 65% lebih suka aplikasi digital untuk pengiriman dan penerimaan.
Metode Tradisional Tertinggal: Penggunaan metode tradisional seperti uang tunai atau cek menurun, dengan hanya 5% hingga 8% responden di AS dan 3% hingga 6% di Kanada yang memilih opsi ini.
Kemudahan Penggunaan:
Kemudahan dan Ketentraman: Sebagian besar responden di AS (38%/34%) dan Kanada (45%/40%) menghargai kemudahan menggunakan aplikasi digital untuk remitansi, sementara keamanan dan privasi sangat penting bagi 36% responden di AS dan 40% di Kanada.
Alasan Utama: Kebutuhan tak terduga (36% di AS, 32% di Kanada) tetap menjadi alasan utama pengiriman remitansi, diikuti oleh liburan dan acara khusus.
Titik Masalah:
Biaya: Biaya tinggi tetap menjadi perhatian, dengan 27% responden di AS dan 30% di Kanada menyebut ini sebagai masalah utama saat mengirim secara digital.
Metode Tradisional dan Biaya Tersembunyi: 35% di AS dan 28% dari responden mengatakan mereka pernah mengalami biaya tersembunyi saat menggunakan uang tunai, cek, atau wesel.
Dengan satu miliar orang di seluruh dunia terlibat dalam remitansi dan keterlibatan yang stabil di Amerika Utara, Visa terus berinovasi dengan solusi seperti stablecoin untuk meningkatkan efisiensi biaya dan memperluas akses keuangan.
“Remitansi digital telah merevolusi industri dan menawarkan lebih banyak pilihan kepada konsumen untuk mengirim dana daripada sebelumnya, tetapi masih ada ruang untuk inovasi lebih lanjut,” tambah Luba Goldberg, SVP, Produk Visa Direct. “Perluasan opsi digital untuk mengirim uang ke seluruh dunia, dan teknologi baru seperti stablecoin, siap meningkatkan kecepatan, biaya, dan keamanan remitansi internasional.”