Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemerintah Perpanjang Skema CBG-CGD Hingga 2047, Izinkan Injeksi Pipa Biogas
(MENAFN- KNN India) ** New Delhi, 21 Mar (KNN)** Pemerintah telah memperpanjang Skema Sinkronisasi Gas Terkompresi (CBG)–Distribusi Gas Kota (CGD) hingga Desember 2047 dan memperluas cakupannya untuk memungkinkan injeksi langsung CBG ke jaringan pipa gas nasional, di tengah kekhawatiran tentang gangguan pasokan energi global.
Langkah ini oleh Kementerian Minyak dan Gas Alam muncul karena ketegangan geopolitik di Asia Barat membebani pasokan LNG global. India saat ini mengimpor hampir 47 persen LNG dari Qatar, menjadikan keamanan energi prioritas kebijakan utama.
Menurut pemberitahuan resmi, skema yang direvisi kini akan mencakup injeksi pipa gas terkompresi sesuai pedoman terbaru yang dikeluarkan pada Agustus 2025. Perpanjangan hingga 31 Desember 2047 menandai dorongan jangka panjang untuk mengintegrasikan alternatif gas domestik ke dalam campuran energi.
Pejabat mengatakan kerangka kerja yang diperluas ini akan memungkinkan pengangkutan CBG yang hemat biaya melalui pipa, memastikan penyerapan yang pasti bagi produsen, mengurangi biaya logistik, dan mendorong harga yang seragam, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gas alam impor.
Keputusan ini juga sejalan dengan upaya mengelola pasokan di tengah pasar gas global yang semakin ketat. Pemerintah saat ini memprioritaskan alokasi gas ke segmen penting, memastikan pasokan penuh untuk PNG domestik dan transportasi CNG, sementara pasokan ke pengguna industri dan komersial sedang disesuaikan.
Untuk lebih mengurangi ketergantungan pada bahan bakar impor, intervensi di sisi permintaan telah diperkuat, termasuk aktivasi lebih dari 1,25 lakh sambungan PNG di seluruh konsumen domestik, komersial, dan industri.
Sujata Sharma, pejabat senior di kementerian, mengatakan situasi sedang dipantau secara ketat di tengah gangguan yang sedang berlangsung. Dia mencatat bahwa meskipun permintaan tetap tinggi, rantai pasokan LPG terus berfungsi normal, tanpa laporan kekurangan.
Langkah kebijakan terbaru ini mencerminkan strategi yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan energi domestik dengan mempromosikan bahan bakar alternatif seperti CBG dan mengurangi paparan terhadap guncangan pasokan global.
** (KNN Bureau)**
MENAFN21032026000155011030ID1110890949