Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
India Merayakan Eid-Ul-Fitr, Ketahui Signifikansi Spiritual Mendalam Kami
(MENAFN- IANS) New Delhi, 21 Maret (IANS) Festival Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan, dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia termasuk India, dengan doa, hidangan, dan pertemuan pada hari Sabtu. Namun, perayaan di beberapa bagian Asia Barat tetap terbatas tahun ini karena konflik yang sedang berlangsung, yang mempengaruhi semangat festival. Beberapa negara telah mengumumkan libur nasional selama hingga empat hari untuk merayakan momen ini.
Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender lunar Islam, dianggap sebagai salah satu periode paling suci dalam Islam. Bulan ini memperingati wahyu Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril. Selama bulan ini, umat Muslim menjalankan puasa dari fajar hingga matahari terbenam, meningkatkan doa, dan fokus pada refleksi spiritual serta disiplin diri.
Idul Fitri, sering disebut sebagai “festival berbuka puasa,” menandai berakhirnya periode ibadah dan puasa selama sebulan ini. Festival ini jatuh pada hari pertama bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam kalender Islam, setelah terlihatnya bulan sabit. Karena sifat lunar kalender dan kondisi cuaca yang berbeda-beda, tanggal pasti Idul Fitri dapat berbeda di berbagai wilayah.
Hari dimulai dengan sholat jamaah khusus yang dilakukan segera setelah matahari terbit. Berbeda dengan sholat harian, sholat ini tidak melibatkan adzan dan menampilkan bacaan tambahan yang memuji Allah. Sebelum mengikuti sholat, umat Muslim diwajibkan memberi sedekah, agar mereka yang membutuhkan juga dapat berpartisipasi dalam perayaan.
Adalah kebiasaan untuk makan sesuatu, biasanya kurma, sebelum pergi ke masjid untuk sholat dan mengenakan pakaian baru atau terbaik mereka, mencerminkan suasana sukacita dari perayaan ini.
Idul Fitri adalah salah satu dari dua festival utama dalam Islam, yang lainnya adalah Idul Adha. Hari ini dirayakan dengan berbagai kegiatan formal dan informal, termasuk pertemuan komunitas, kunjungan ke keluarga, dan pertukaran ucapan serta hadiah. Keluarga berkumpul untuk berbagi hidangan khas, sementara anak-anak sering mendapatkan hadiah dan uang, menambah suasana meriah.
Meskipun Idul Fitri secara resmi dirayakan selama satu hari, di banyak negara perayaan berlangsung hingga tiga hari, sering disertai libur nasional. Hari-hari ini menjadi kesempatan bagi orang untuk beristirahat, bersilaturahmi, dan merayakan keberhasilan menyelesaikan Ramadan. Di beberapa negara, pemerintah telah menetapkan hari libur berulang agar warga negara dapat sepenuhnya menikmati perayaan.
Meski begitu, konflik yang sedang berlangsung di beberapa bagian Asia Barat menyebabkan perayaan yang terbatas di wilayah terdampak. Banyak keluarga merayakan festival ini secara terbatas, mengingat situasi sulit yang dihadapi komunitas yang terkena dampak konflik.
Secara historis, Idul Fitri didirikan oleh Nabi Muhammad pada tahun 624 M di Madinah, setelah menyelesaikan puasa Ramadan pertama setelah hijrah. Setelah tiba di Madinah, beliau menemukan masyarakat yang merayakan hari-hari tertentu dengan perayaan dan kemudian menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai dua festival resmi Islam.
Selain sebagai perayaan, Idul Fitri memiliki makna spiritual yang mendalam. Ini adalah waktu untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas kekuatan menyelesaikan puasa dan berkah yang diterima. Festival ini juga menekankan kasih sayang, mendorong orang untuk mengingat dan membantu mereka yang kurang beruntung. Amal, kebaikan, dan kebersamaan komunitas tetap menjadi inti dari perayaan ini.
Saat orang di seluruh dunia merayakan hari ini, Idul Fitri terus menjadi pengingat akan iman, persatuan, dan kemurahan hati, meskipun kondisi global mempengaruhi skala dan cara perayaan di berbagai wilayah.