AMMK Menuduh DMK Melakukan 'Politik Murah' Untuk Menyembunyikan Kegagalan Tata Kelola

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- AsiaNet News)

AMMK Tuduh DMK ‘Politik Murahan’ untuk Mengalihkan Perhatian dari Kegagalan

Pemimpin Amma Makkal Munnetra Kazhagam (AMMK) P Senthilnathan pada hari Sabtu melancarkan serangan keras terhadap Dravida Munnetra Kazhagam (DMK), menuduh partai penguasa menggunakan taktik politik murah selama pemilihan dan berusaha mengalihkan perhatian dari kegagalan pemerintahan dengan memanfaatkan isu sentimental seperti bahasa dan agama.

Saat berbicara kepada ANI, pemimpin AMMK mengatakan, “Mereka (DMK) selalu memainkan politik murah dan kotor ini saat pemilihan. Setiap kali ada kegagalan dalam pemerintahan mereka, mereka mencoba mengatasinya dengan situasi sentimental lain seperti bahasa, agama, atau wilayah. Orang-orang sadar akan situasi dan permainan yang coba dimainkan DMK,” ujarnya.

Pernyataan ini muncul saat Tamil Nadu bersiap menghadapi pemilihan Dewan yang akan datang, yang dijadwalkan berlangsung dalam satu fase pada 23 April untuk Dewan yang terdiri dari 234 anggota, dengan penghitungan suara dilakukan pada 4 Mei.

Dinakaran Yakin Bisa Kalahkan ‘Kekuatan Jahat’ DMK

Sebelumnya pada hari Sabtu, Sekretaris Jenderal AMMK TTV Dinakaran mengatakan bahwa pertemuannya baru-baru ini dengan Menteri Dalam Negeri Union Amit Shah di Delhi difokuskan pada perencanaan strategis untuk pemilihan Dewan Tamil Nadu yang akan datang dan bukan pada diskusi pembagian kursi, serta menyatakan yakin bahwa NDA akan mengalahkan DMK yang berkuasa.

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan, Dinakaran menegaskan bahwa aliansi oposisi bersatu dan bekerja menuju kemenangan yang menentukan di negara bagian tersebut. “Untuk mengalahkan DMK, diadakan pertemuan perencanaan strategis di Delhi, itu saja. Kami tidak berbicara tentang rincian konstituensi,” katanya, menepis spekulasi tentang negosiasi pembagian kursi.

Melancarkan serangan tajam terhadap partai penguasa, Dinakaran mengatakan, “Rakyat Tamil Nadu siap mengalahkan kekuatan jahat yang dikenal sebagai DMK,” menambahkan bahwa sentimen publik berbalik melawan pemerintah yang sedang berkuasa.

Dia juga mengklaim bahwa kunjungan rutin para pemimpin NDA ke ibu kota nasional telah membuat kekhawatiran pimpinan DMK. “Ketika pemimpin aliansi NDA datang ke Delhi, Presiden DMK MK Stalin menjadi takut,” kata Dinakaran. (ANI)

(Selain judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed syndikasi.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan