Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kerugian Pesawat Tempur AS di Medan Timur Tengah Terus Meningkat
Menurut laporan situs berita CNN Amerika pada 19 Maret, mengutip dua sumber yang mengetahui kejadian tersebut, satu pesawat tempur F-35 Amerika Serikat melakukan pendaratan darurat di sebuah pangkalan militer AS di Timur Tengah setelah diduga terkena tembakan dari Iran. Juru bicara Komando Pusat Militer AS, Tim Hawkins, mengatakan bahwa pesawat tempur siluman generasi kelima ini terpaksa melakukan pendaratan darurat saat “melaksanakan tugas operasi di atas Iran.” Hawkins menyatakan bahwa pesawat tersebut telah mendarat dengan aman, kondisi pilot stabil, dan militer saat ini sedang menyelidiki kejadian tersebut. Jika benar, ini akan menjadi kali pertama sejak pecahnya konflik pada akhir Februari Iran menembak jatuh pesawat militer AS yang membawa manusia. Amerika Serikat dan Israel sama-sama mengerahkan pesawat F-35 dalam konflik ini, yang harganya lebih dari 100 juta dolar AS. Selain itu, menurut laporan situs berita Bloomberg pada 19 Maret, sejak perang dengan Iran dimulai, militer AS telah kehilangan setidaknya 16 pesawat, termasuk 10 drone MQ-9 “Reaper” yang dihancurkan oleh tembakan musuh, dan 6 pesawat lain yang rusak akibat serangan atau kecelakaan. Laporan menyebutkan kerugian paling parah adalah: 3 pesawat F-15 milik AS yang jatuh karena terkena tembakan dari sekutu di Kuwait; 1 pesawat tanker KC-135 yang jatuh saat pengisian bahan bakar, dengan semua 6 awaknya tewas.