Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Anggaran HP untuk Menggerakkan Ekonomi Pedesaan Meski Rugi Rs 10,000 Cr: CM Sukhu
(MENAFN- AsiaNet News)
Fokus Anggaran pada Ekonomi Pedesaan di Tengah Kerugian Keuangan
Kepala Menteri Himachal Pradesh Sukhvinder Singh Sukhu pada hari Sabtu mengatakan bahwa anggaran negara untuk 2026-27 difokuskan pada “transformasi dan penguatan ekonomi pedesaan,” sambil mengakui bahwa penghentian Dana Defisit Pendapatan (RDG) telah menyebabkan kerugian keuangan sekitar Rs 8.000-10.000 crore.
Setelah menyampaikan anggaran kepada media, CM Sukhu menegaskan bahwa rencana keuangan ini tidak didorong oleh politik tetapi bertujuan untuk pembangunan jangka panjang dan kesejahteraan. “Ini bukan anggaran politik. Ini adalah anggaran untuk memperkuat ekonomi pedesaan. Kita harus menghadapi keadaan ini,” katanya.
Keterbatasan Keuangan dan Langkah-Langkah Kesejahteraan
Kepala Menteri mencatat bahwa pemerintah negara bagian telah berusaha mengatasi masalah penghentian dana tersebut, termasuk konsultasi dengan Pemimpin Oposisi, tetapi upaya ini tidak membuahkan hasil konkret. Ia juga menunjukkan bahwa meskipun Himachal Pradesh memiliki sumber daya, negara bagian ini tidak memiliki hak penuh atasnya, yang dianggap sebagai masalah yang perlu perhatian.
Sukhu menyatakan bahwa karena keterbatasan keuangan, ukuran keseluruhan anggaran telah dikurangi dari sekitar Rs 58.000 crore menjadi hampir Rs 54.000 crore. Meski demikian, ia mengatakan bahwa pemerintah telah memperkenalkan beberapa skema yang bertujuan memberi manfaat kepada masyarakat umum. “Skema yang kami bawa akan menguntungkan masyarakat umum. Kami melakukan survei untuk mengidentifikasi keluarga di Bawah Garis Kemiskinan dan menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput,” tambahnya.
Skema Utama dan Reformasi Sektor
Menyoroti langkah-langkah kesejahteraan utama, Kepala Menteri mengumumkan 300 unit listrik gratis untuk keluarga miskin, menyebutnya sebagai hak mereka yang sah. Ia juga mengatakan bahwa honorarium untuk individu berkebutuhan khusus telah ditingkatkan, bersamaan dengan reformasi di sektor pendidikan dan kesehatan. “Kami fokus pada penyediaan air minum bersih di Shimla dan seluruh negara bagian serta memperkenalkan teknologi canggih di sektor kesehatan,” katanya.
Pembangunan Jangka Panjang dan Langkah-Langkah Penghematan
Kepala Menteri juga memaparkan rencana pembangunan jangka panjang, termasuk pembuatan tiga kota kelas dunia untuk meningkatkan ekonomi negara bagian.
Dalam membela langkah penghematan, Sukhu menjelaskan bahwa tidak ada pemotongan gaji yang diberlakukan kepada pegawai pemerintah, menggambarkan langkah tersebut sebagai penundaan bukan pengurangan. “Kami tidak melakukan ini demi keuntungan politik. Keputusan ini demi kepentingan Himachal Pradesh,” katanya.
Kritik terhadap Oposisi dan Seruan untuk Bersatu
Kepala Menteri juga mengkritik Bharatiya Janata Party (BJP), menuduh bahwa oposisi tidak mendukung kepentingan negara bagian saat menghadapi masa sulit.
Mengacu pada situasi keuangan, dia mengatakan bahwa Himachal Pradesh saat ini terbebani utang hampir Rs 1 lakh crore, menekankan perlunya upaya bersama untuk memastikan stabilitas ekonomi. “Ketika menyangkut kepentingan negara bagian, semua harus bersatu,” tambahnya. (ANI)
(Selain judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)