Sektor Semikonduktor India Akan Mencapai $300B Pada 2035: Laporan Deloitte

(MENAFN- AsiaNet News)

Pertumbuhan Pasar yang Diproyeksikan dan Swadaya

Industri semikonduktor India bersiap untuk transformasi besar, dari pasar yang bergantung pada impor sebesar USD 50 miliar menjadi ekosistem semikonduktor mandiri senilai USD 300 miliar pada tahun 2035, menurut laporan Deloitte.

Laporan tersebut mencatat bahwa pasar semikonduktor di India diperkirakan akan tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Dinyatakan, “Pasar diprediksi mencapai USD 120 miliar pada tahun 2030 (dari USD 45-50 miliar di FY2024-25) dan USD 300 miliar pada tahun 2035, didorong oleh AI, otomotif, pusat data, dan manufaktur elektronik.”

Mengurangi Ketergantungan Impor dan Membangun Kapasitas

India saat ini sangat bergantung pada impor, dengan lebih dari 90 persen kebutuhan semikonduktor dipenuhi dari rantai pasok global. Namun, ketergantungan ini diperkirakan akan berkurang secara signifikan seiring waktu. Pada tahun 2030, India diproyeksikan akan mengurangi ketergantungan impornya untuk produk dan komponen semikonduktor setidaknya sebesar 40 poin persentase dengan membangun kapasitas berbasis ekosistem dan meningkatkan lokalisasi di segmen-segmen utama. Pada tahun 2035, sekitar 60 persen dari permintaan semikonduktor negara ini diperkirakan akan dipenuhi melalui produksi domestik.

Laporan tersebut menyoroti bahwa pada tahun 2035, India diperkirakan akan mengembangkan kapasitas manufaktur yang besar, termasuk 4-5 unit fabrikasi silikon (fabs), 8-10 fab bahan campuran, 1-2 fab tampilan, dan 20-25 fasilitas OSAT (perakitan dan pengujian semikonduktor outsourcing). Perkembangan ini didukung oleh inisiatif seperti Misi Semikonduktor India (ISM) dan insentif tingkat negara bagian.

Perkembangan Pemicu Permintaan

Permintaan semikonduktor di India juga diperkirakan akan berkembang secara signifikan. Laporan menyebutkan bahwa perangkat mobile, otomotif, komputasi, dan pusat data akan bersama-sama menyumbang lebih dari 70 persen permintaan semikonduktor pada tahun 2035. Area pertumbuhan tinggi seperti kendaraan listrik (EV), sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS), beban kerja AI, dan komputasi berkinerja tinggi (HPC) diperkirakan akan memainkan peran utama dalam membentuk pola permintaan.

Ledakan Pusat Data

Laporan juga mencatat bahwa sektor pusat data di India telah menunjukkan momentum investasi yang kuat, menarik sekitar USD 60 miliar antara 2019 dan 2024, termasuk USD 19 miliar hanya pada tahun 2024. Industri ini diperkirakan akan menarik investasi tambahan sebesar USD 45 miliar antara 2025 dan 2027, didorong oleh adopsi AI, ekspansi cloud, dan kebijakan pemerintah yang mendukung.

Sektor Otomotif dan Pertumbuhan EV

Dalam sektor otomotif, peningkatan adopsi EV diperkirakan akan secara signifikan meningkatkan permintaan semikonduktor. Penetrasi EV di India diproyeksikan akan meningkat dari 7,8 persen menjadi 30 persen pada tahun 2030 dan lebih dari 60 persen pada tahun 2035.

Pertumbuhan Industri Pendukung

Laporan menambahkan bahwa pertumbuhan ekosistem semikonduktor juga akan menarik investasi di industri pendukung seperti pembuatan substrat, gas khusus, bahan kimia kemurnian tinggi, infrastruktur ruang bersih, dan peralatan manufaktur semikonduktor.

Secara keseluruhan, data laporan menunjukkan bahwa India berada di jalur membangun ekosistem semikonduktor yang komprehensif, mengurangi ketergantungan impor, dan memperkuat posisinya dalam rantai nilai global selama dekade mendatang. (ANI)

(Selain judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan