Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemerintah Mengundang Penawaran Untuk Fasilitas Manufaktur Magnet Tanah Jarang Domestik
(MENAFN- IANS) New Delhi, 20 Maret (IANS) Kementerian Industri Berat telah mengeluarkan Permintaan Proposal (RFP) untuk memilih penerima manfaat guna mendirikan fasilitas manufaktur Magnet Permanen Bumi Langka NdFeB sintered terintegrasi di bawah skema senilai Rs 7.280 crore, diumumkan pada hari Jumat.
Fasilitas manufaktur akan memiliki kapasitas total 6.000 Ton Metrik per Tahun (MTPA) di bawah Skema Promosi Manufaktur Magnet Permanen Bumi Langka Sintered, menurut pernyataan tersebut.
Skema ini, disetujui oleh Kabinet Federal pada November 2025 dengan dana sebesar Rs 7.280 crore, menawarkan setiap penerima manfaat terpilih alokasi sebesar 600–1.200 MTPA (dalam kelipatan 100 MTPA).
Selain itu, skema ini menyediakan subsidi modal sebesar Rs 750 crore plus insentif terkait penjualan sebesar Rs 6.450 crore, dengan pasokan oksida NdPr yang terbatas dari IREL (India) Ltd. untuk tiga penawar terendah.
Dalam proses penawaran ini, calon pelamar dapat mengajukan tawaran mereka untuk mendirikan fasilitas manufaktur Magnet Permanen Bumi Langka NdFeB sintered terintegrasi di India dan dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi modal serta insentif terkait penjualan sesuai Skema.
Penawaran akan dilakukan secara online melalui Sistem Biaya Terendah (LCS) yang transparan yang terdiri dari dua tahap (Tawar Teknik dan Tawar Keuangan) melalui Portal Pengadaan Publik Pusat (CPP), kata pernyataan tersebut.
Dokumen tender tersedia mulai 20 Maret 2026. Konferensi pra-tawaran akan diadakan pada 7 April 2026 dan batas akhir pengajuan tawaran adalah 28 Mei 2026, serta tawaran teknis akan dibuka pada 29 Mei 2026, tambahnya.
Skema yang pertama kali ini bertujuan untuk mendirikan kapasitas total 6.000 Ton Metrik per Tahun (MTPA) fasilitas manufaktur Magnet Permanen Bumi Langka terintegrasi di India, sehingga meningkatkan kemandirian dan menempatkan India sebagai pemain utama di pasar REPM global, kata pernyataan tersebut.
Magnet Permanen Bumi Langka termasuk magnet paling kuat di dunia dan banyak digunakan dalam kendaraan listrik, turbin angin, elektronik kelas atas, sistem dirgantara dan pertahanan.
Dengan membangun rantai nilai lengkap dari oksida NdPr hingga magnet jadi di India, skema ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan impor di sektor ini.
-IANS
aar/na
MENAFN20032026000231011071ID1110886453