Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Parlemen Iran Mempersiapkan Tagihan untuk Mengenakan Biaya Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
(MENAFN- Trend News Agency) ** BAKU, Azerbaijan, 19 Maret.** Sebuah rancangan usulan sedang dikembangkan di parlemen Iran untuk memperkenalkan biaya transit bagi kapal yang melewati Selat Hormuz, kata anggota parlemen Iran Someyeh Rafiei kepada wartawan, lapor Trend.
Rafiei mencatat bahwa jika disetujui, inisiatif ini akan mengharuskan negara-negara membayar biaya kepada Iran untuk memastikan pelayaran kapal mereka aman, termasuk pengangkutan energi dan pasokan makanan yang aman.
Anggota parlemen tersebut menyebutkan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk menjaga keamanan di Selat Hormuz.
Karena tidak ada kesepakatan konkret yang dicapai dalam negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mengenai program nuklir, AS dan Israel mulai melakukan serangan udara militer terhadap Iran pada 28 Februari. Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel dan fasilitas militer AS yang terletak di berbagai negara di kawasan tersebut, mulai hari yang sama.
Pada hari pertama serangan udara terhadap Iran, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa pejabat militer tinggi terbunuh. Pada 8 Maret, Majelis Ahli Iran memilih Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang ketiga melalui suara mayoritas.
Dari 1 hingga 5 Maret, konfrontasi semakin meluas, mempengaruhi beberapa negara di seluruh Timur Tengah.
Menurut informasi, pihak AS mengalami kerugian 13 orang meninggal dan lebih dari 140 orang terluka.
Konflik yang sedang berlangsung ini secara signifikan mengancam infrastruktur energi dan transportasi maritim di kawasan tersebut. Harga minyak melonjak di pasar global karena meningkatnya ketegangan keamanan di sekitar Selat Hormuz, mendorong beberapa negara menyarankan warga mereka untuk meninggalkan kawasan tersebut.